Bupati Bireuen Lantik 34 Kepala Sekolah dan Tekankan Peningkatan Mutu Akademik

Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 34 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen (24/9).
BIREUEN – Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 34 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Pelantikan berlangsung di Aula Lantai III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Senin (14/9/2026).

Pelantikan tersebut mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 40939/R-AK.02.03/SD/KR.XIII/2026 dan Nomor 40937/R-AK.02.03/SD/KR.XIII/2026 tertanggal 11 Agustus 2026 tentang penugasan, mutasi, dan pemberhentian kepala sekolah di Kabupaten Bireuen.

Rekomendasi BKN juga menjadi dasar pelaksanaan penataan kepala sekolah agar proses penugasan dan mutasi berlangsung sesuai ketentuan serta prinsip tata kelola pemerintahan.

Prosesi pelantikan diawali pembacaan Keputusan Bupati Bireuen oleh Fitri Zuharyati, S.Kom., M.S.M. Selanjutnya, Bupati Mukhlis memimpin langsung pengambilan sumpah/janji jabatan.

Bertindak sebagai saksi Kepala BKPSDM Bireuen Azhari, S.Sos., M.M. dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen Dr. Muslim, S.Pd., M.Si.

Penandatanganan berita acara secara simbolis dilakukan Putri Mayasari, S.Pd. dan Azwani, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar agenda administratif dan seremonial. Jabatan tersebut, kata dia, membawa tanggung jawab besar terhadap kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda Bireuen.

“Di balik amanah jabatan tersebut terdapat tanggung jawab besar terhadap masa depan generasi muda Kabupaten Bireuen,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi strategis sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, pembina guru dan tenaga kependidikan, sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah.

Karena itu, para kepala sekolah yang baru dilantik diminta segera melakukan konsolidasi internal, membangun sinergi dengan guru dan komite sekolah, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik.

Mukhlis juga mendorong kepala sekolah menjadi agen perubahan dengan menghadirkan inovasi, meningkatkan mutu layanan pendidikan dan memperkuat tata kelola sekolah yang transparan serta akuntabel.

Di tengah perubahan dunia pendidikan, para kepala sekolah diminta terus meningkatkan kompetensi kepemimpinan, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, memanfaatkan teknologi secara produktif, serta memperkuat komunikasi dengan guru, komite sekolah, orang tua, masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain peningkatan mutu akademik, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya sekolah secara transparan, efektif, efisien dan bertanggung jawab. Ia juga meminta sekolah memastikan lingkungan pendidikan bebas dari kekerasan, perundungan dan diskriminasi.

Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan dinilai penting untuk membentuk generasi Bireuen yang cerdas, berakhlak, mandiri dan bertanggung jawab.

“Mari kita bekerja bersama dengan semangat bekerja dengan hati, melayani dengan ikhlas, dan berorientasi pada hasil terbaik bagi anak-anak kita, untuk Kabupaten Bireuen yang lebih baik,” pungkasnya.

Pelantikan turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen, Inspektur Inspektorat, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah yang dilantik, wartawan serta undangan lainnya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama Bupati Mukhlis dan 34 kepala sekolah yang baru dilantik. (Rel Prokopim Setdakab Bireuen).

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL