Festival Toet Budee Trieng Semarakkan HUT Kabupaten Bireuen Ke-27

Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T., membuka Festival Toet Budee Trieng Piala Bupati Bireuen 2026 di Lapangan Paya Kareueng, Sabtu (10/10).
BIREUEN – Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T., membuka Festival Toet Budee Trieng Piala Bupati Bireuen 2026 di Lapangan Paya Kareueng, Sabtu (10/10/2026). Festival ini digelar untuk melestarikan tradisi lokal Aceh sekaligus memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.

Dalam sambutannya, Mukhlis mengenang tradisi toet budee trieng atau permainan meriam bambu yang dahulu menjadi bagian dari kemeriahan Hari Raya di gampong-gampong di Aceh. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai budaya yang perlu dijaga agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan festival ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, menjunjung sportivitas, dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Bireuen melalui pelestarian budaya daerah.

Festival berlangsung dalam satu babak. Setiap kelompok diwajibkan membawa tiga budee trieng utama dan satu cadangan. Dewan juri yang terdiri atas pegiat seni dari Kabupaten Pidie, Aceh Besar, serta Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen melakukan penilaian terhadap setiap peserta.

Aspek penilaian meliputi teknik permainan, kualitas suara selama 10 menit, konsep penyajian, keselarasan kostum dengan identitas budaya, serta estetika dekorasi kelompok.

Pembukaan festival turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Wakapolres Bireuen, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua BKMT, Asisten Administrasi Umum, anggota DPRK Bireuen, para kepala SKPK, dan unsur terkait lainnya.

Melalui Festival Toet Budee Trieng 2026, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap tradisi meriam bambu tetap lestari, diwariskan kepada generasi penerus, dan menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Aceh.

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL