BIREUEN – Pangkalan Gerakan Pramuka Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa menggelar Training Center (TC) Perkemahan Jumat-Sabtu-Minggu (Perjusami) sebagai pemantapan akhir peserta Jambore Nasional 2026.
Acara yang berlangsung di Kampus Universitas Islam Aceh, Paya Lipah, sejak 31 Juli 2026 itu diikuti 40 peserta dengan didampingi enam pembina pendamping.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bireuen selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bireuen. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat para peserta yang akan mewakili Kabupaten Bireuen pada ajang Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur.
"Peserta Jambore Nasional mandiri ini adalah peserta yang hebat. Mereka membawa nama Kabupaten Bireuen ke tingkat nasional dengan biaya mandiri. Semangat seperti ini patut diapresiasi dan menjadi teladan bagi generasi muda," ujarnya.
Ketua Pelaksana TC Perjusami, Qamar Syafawi, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan tahap akhir persiapan peserta sebelum diberangkatkan ke Jambore Nasional. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai materi, di antaranya finalisasi atribut dan perlengkapan perkemahan, pengecekan logistik, pelatihan penggunaan aplikasi Ayo Pramuka, pelatihan memasak di alam terbuka, simulasi kegiatan Jambore Nasional, serta pembinaan kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan mental.
Qamar yang juga menjabat sebagai Kamabigus sekaligus Direktur Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kontingen.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Yayasan Ummulqura atas dukungan penuh yang diberikan. Terima kasih juga kepada Ketua Kwarcab Bireuen, para kepala sekolah SD Negeri 18 Peusangan, SD Negeri 8 Peusangan, SD Negeri 18 Bireuen, SD Negeri 5 Bireuen, dan SD Negeri 7 Juli yang telah meminjamkan tenda untuk kebutuhan perkemahan," katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pramuka SMKN 1 Bireuen dan SMKN 1 Peusangan yang telah membantu proses pembinaan dan persiapan teknis di lapangan.
Menurut Qamar, pada Jambore Nasional tahun ini Pangkalan Pramuka Ummulqura turut menyumbangkan 10 peserta yang dipercaya tampil pada Upacara Pembukaan Jambore Nasional dan Peringatan Hari Pramuka Nasional di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur yang dijadwalkan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia.
"Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, dan Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa melalui prestasi, disiplin, serta semangat persaudaraan selama mengikuti Jambore Nasional 2026," tutup Qamar.
Acara yang berlangsung di Kampus Universitas Islam Aceh, Paya Lipah, sejak 31 Juli 2026 itu diikuti 40 peserta dengan didampingi enam pembina pendamping.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bireuen selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bireuen. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat para peserta yang akan mewakili Kabupaten Bireuen pada ajang Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur.
"Peserta Jambore Nasional mandiri ini adalah peserta yang hebat. Mereka membawa nama Kabupaten Bireuen ke tingkat nasional dengan biaya mandiri. Semangat seperti ini patut diapresiasi dan menjadi teladan bagi generasi muda," ujarnya.
Ketua Pelaksana TC Perjusami, Qamar Syafawi, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan tahap akhir persiapan peserta sebelum diberangkatkan ke Jambore Nasional. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai materi, di antaranya finalisasi atribut dan perlengkapan perkemahan, pengecekan logistik, pelatihan penggunaan aplikasi Ayo Pramuka, pelatihan memasak di alam terbuka, simulasi kegiatan Jambore Nasional, serta pembinaan kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan mental.
Qamar yang juga menjabat sebagai Kamabigus sekaligus Direktur Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kontingen.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Yayasan Ummulqura atas dukungan penuh yang diberikan. Terima kasih juga kepada Ketua Kwarcab Bireuen, para kepala sekolah SD Negeri 18 Peusangan, SD Negeri 8 Peusangan, SD Negeri 18 Bireuen, SD Negeri 5 Bireuen, dan SD Negeri 7 Juli yang telah meminjamkan tenda untuk kebutuhan perkemahan," katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pramuka SMKN 1 Bireuen dan SMKN 1 Peusangan yang telah membantu proses pembinaan dan persiapan teknis di lapangan.
Menurut Qamar, pada Jambore Nasional tahun ini Pangkalan Pramuka Ummulqura turut menyumbangkan 10 peserta yang dipercaya tampil pada Upacara Pembukaan Jambore Nasional dan Peringatan Hari Pramuka Nasional di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur yang dijadwalkan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia.
"Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, dan Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa melalui prestasi, disiplin, serta semangat persaudaraan selama mengikuti Jambore Nasional 2026," tutup Qamar.




Social Header