BIREUEN – Ir. H. Mukhlis, S.T. kembali dipercayakan memegang kendali DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen setelah ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua untuk periode 2026-2031.
Keputusan itu lahir dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Golkar Bireuen yang digelar di Aula Hotel Fajar Bireuen, Kamis (20/8/2026).
Mukhlis memasuki periode kedua setelah mendapat dukungan penuh dari 17 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar dan organisasi sayap partai.
Aklamasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa konfigurasi internal Golkar Bireuen masih berada dalam satu garis dukungan terhadap kepemimpinan Mukhlis. Tidak munculnya calon lain dalam forum tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya konsolidasi di tingkat akar organisasi.
Musda VII mengusung tema “Golkar Berkarya, Golkar Sejahtera, Indonesia Maju.” Namun, di balik agenda regenerasi dan konsolidasi organisasi, forum tersebut juga menjadi titik penting bagi Golkar Bireuen dalam menentukan arah politik lima tahun ke depan.
Musda dibuka Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. Hadir pula Anggota DPR RI Ilham Pangestu, jajaran pengurus DPD Golkar Aceh, sesepuh partai, serta sejumlah undangan.
Aklamasi dan Konsekuensi Politik
Dukungan bulat 17 PK dan organisasi sayap memberikan Mukhlis modal politik yang kuat untuk memimpin Golkar Bireuen hingga 2031.
Karena itu, pekerjaan Mukhlis tidak berhenti pada konsolidasi struktur. Tantangan berikutnya adalah memastikan Golkar tetap memiliki mesin politik yang efektif, kaderisasi yang berjalan, serta basis dukungan yang terpelihara di tengah dinamika politik Bireuen.
Dengan aklamasi tersebut, satu pesan politik dari Musda VII Golkar Bireuen terlihat jelas: internal partai memilih melanjutkan kepemimpinan Mukhlis.
Kini, Periode 2026-2031 merupakan suatu pembuktian bahwa berada di tangan Mukhlis dan DPD II Golkar Bireuen semakin berjaya.
Cari Blog Ini
PT LENTERA MEDIA NASIONAL
Kontributor
Headline
Sabtu, Agustus 22, 2026




Social Header