![]() |
| Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., didampingi Kepala Distanbun Bireuen, Mulyadi SE.,MM, menyerahkan secara simbolis bantuan Alat dan Mesin Pertanian kepada lima Brigade Pangan (20/7). |
Pada kesempatan yang sama, ia juga mengukuhkan Asosiasi Ketahanan Pangan Peudada (AKPP) sebagai wadah kolaborasi pelaku pertanian dalam mendukung peningkatan produksi pangan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Peudada, dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen Mulyadi, S.E., M.M., Camat Peudada, unsur Forkopimcam, penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, melaporkan bahwa bantuan diberikan kepada lima Brigade Pangan, yakni Brigade Gaptas Kecamatan Gandapura, Brigade Babuta Kecamatan Peusangan Selatan, Brigade Sigupai Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, serta Brigade Situ Bagendit dan Brigade Gamagura dari Kecamatan Peudada.
Setiap brigade memperoleh empat unit hand tractor, dua unit traktor pembajak sawah, satu unit traktor roda empat, satu unit drone penyemprot, serta combine harvester yang didistribusikan kepada tiga brigade karena keterbatasan alokasi anggaran APBN.
Adapun nilai bantuan yang diterima masing-masing brigade mencapai sekitar Rp2,2 miliar.
Bupati Mukhlis dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan Alsintan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Ia menegaskan, seluruh bantuan tersebut merupakan aset negara yang harus dijaga, dikelola secara profesional, dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas lahan serta kesejahteraan petani.
Mukhlis menilai Brigade Pangan memiliki peran penting sebagai motor penggerak regenerasi petani melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern. Karena itu, pengelolaan Alsintan harus dilakukan dengan sistem yang profesional, efisien, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak petani.
Bupati Bireuen juga menyambut baik terbentuknya Asosiasi Ketahanan Pangan Peudada (AKPP). Menurutnya, organisasi tersebut dapat menjadi ruang sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memperluas akses terhadap inovasi dan teknologi pertanian, serta mendorong peningkatan produksi pangan di Kabupaten Bireuen.
Seluruh Brigade Pangan diharapkan dapat memanfaatkan bantuan Alsintan secara optimal, menjaga aset yang telah dipercayakan pemerintah, serta terus meningkatkan produktivitas pertanian guna memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional.




.jpg)



Social Header