![]() |
| Seremonial Penanaman perdana padi gogo resmi dilaksanakan di Desa Pulo Siron, Kecamatan Kutablang (25/4). |
BIREUEN – Program rehabilitasi lahan pertanian pasca bencana di Kabupaten Bireuen memasuki babak baru. Penanaman perdana padi gogo resmi dilaksanakan di Desa Pulo Siron, Kecamatan Kutablang, sebagai langkah nyata pemulihan fungsi lahan yang sebelumnya rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor.
Acara penanaman perdana ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bireuen, jajaran Kementerian Pertanian, serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menandai bangkitnya aktivitas pertanian di atas lahan seluas kurang lebih 85 hektar yang kini siap kembali berproduksi, Sabtu (25 April 2026).
Upaya pemulihan ini diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sempat rusak parah. Untuk mengoptimalkan lahan yang ada, pemerintah memilih varietas Padi Gogo.
Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan Kementerian Pertanian, Dr. Dede Sulaeman, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh untuk mendampingi petani di wilayah terdampak agar tidak kehilangan masa tanam.
"Kami mendorong percepatan rehabilitasi agar produksi pangan nasional tetap terjaga. Sinergi antara pusat, provinsi, hingga kabupaten adalah kunci agar petani di Bireuen bisa kembali berdaya secara ekonomi," ujar Dr. Dede Sulaeman.
Wakil Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas intervensi yang diberikan oleh Kementerian Pertanian. Beliau menekankan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi warga Desa Pulo Siron.
"Kehadiran program ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan harapan baru bagi warga kami. Dengan dimulainya penanaman perdana ini, kita berharap produktivitas lahan kembali normal dan ekonomi masyarakat segera pulih," tegas Wakil Bupati.
Warga Desa Pulo Siron menyambut positif langkah ini. Setelah sekian lama lahan tidak dapat diolah akibat material bencana, kini para petani mulai kembali ke sawah dengan pendampingan teknis dari petugas lapangan. Pemerintah berharap model penanganan di Pulo Siron dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pasca bencana.

.jpg)

.jpg)
.jpg)









Social Header