Muslem PA Desak Pendampingan Khusus bagi Korban Dugaan Pelecehan Anak di Samalanga

BIREUEN – Wakil Ketua II DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Aceh, Muslem Abdullah, mendesak pemerintah daerah memberikan pendampingan khusus kepada korban dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak berinisial SN (8) di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Desakan tersebut disampaikan Muslem Abdullah menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur tersebut. Ia menilai korban membutuhkan perhatian serius, terutama terkait pemulihan kondisi psikologis akibat trauma yang dialaminya.

Pendampingan khusus sangat penting dilakukan, terutama menyangkut kondisi psikologis anak tersebut. Pemerintah daerah melalui instansi terkait harus memberi perhatian serius agar korban dapat pulih dari trauma yang dialami," kata Muslem Abdullah, Senin malam (16/3/2026).

Menurutnya, penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak tidak boleh berhenti pada proses hukum terhadap pelaku semata. Lebih dari itu, pemerintah juga harus memastikan adanya program pemulihan mental dan kesehatan korban secara berkelanjutan.

Muslem menegaskan, keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang tepat. Ia menilai pemerintah daerah perlu menggandeng tenaga psikolog, pekerja sosial, serta lembaga perlindungan anak agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara normal, termasuk melanjutkan pendidikan tanpa tekanan psikologis.

"Pendampingan psikologis sangat penting agar korban bisa kembali percaya diri dan melanjutkan aktivitasnya, terutama dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus tersebut secara serius, profesional, dan transparan. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas akan memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjadi peringatan bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan serupa.

"Proses hukum harus berjalan tegas dan transparan. Jika terbukti bersalah, pelaku harus mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Di sisi lain, Muslem juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan masing-masing. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan atau pelecehan terhadap anak.

Menurutnya, upaya melindungi anak dari segala bentuk kekerasan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

"Anak adalah generasi masa depan. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi," pungkasnya.

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL