Ismawardi Apresiasi Wali Kota Sambut Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata ke Banda Aceh

Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, mengapresiasi langkah Wali Kota Banda Aceh dalam menyambut kunjungan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Hj Zita Anjani, SSos MSc ke Kota Banda Aceh. 

Menurut Ismawardi, apa yang dilakukan Pemerintah Kota Banda Aceh menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, sejarah, hingga kearifan lokal Aceh kepada pemerintah pusat. 

“Ini langkah yang sangat baik. Wali Kota Banda Aceh mampu menunjukkan bahwa Banda Aceh punya potensi wisata yang kuat, mulai dari wisata religi, sejarah, budaya hingga kuliner. Kehadiran utusan khusus presiden tentu harus dimanfaatkan untuk memperluas promosi daerah,” kata Ismawardi, Rabu (13/5/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Hj Zita Anjani disambut oleh Agam Inong Banda Aceh setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda. 

Selama berada di Aceh, ia turut didampingi mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan situs bersejarah, mulai dari Masjid Raya Baiturrahman hingga agenda kolaborasi komunitas di Pantai Lampuuk.

Ismawardi menilai, yang dilakukan Pemko Banda Aceh memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sektor pariwisata yang berbasis sejarah dan budaya lokal. 

“Banda Aceh tidak hanya menjual keindahan alam, tapi juga punya cerita besar tentang peradaban Islam, sejarah kerajaan Aceh, hingga nilai kemanusiaan pascatsunami. Ini yang perlu terus dikenalkan kepada dunia,” ujarnya. 

Selama agenda kunjungan, Hj Zita Anjani juga melakukan audiensi bersama Wali Kota Banda Aceh dan Dinas Pariwisata Aceh. 

Pertemuan itu membahas pengenalan program UKP Pariwisata dan Unlock Indonesia, diskusi potensi pariwisata Aceh, hingga penjajakan kolaborasi berkelanjutan untuk pengembangan sektor wisata daerah. 

Selain itu juga ia mempelajari sejarah Masjid Kebanggan Rakyat Aceh yaitu Masjid Raya Baiturrahman, penelusuran kawasan kota tua, mencicipi kuliner khas Aceh seperti kuah beulangong, hingga mengunjungi Museum Aceh, makam Sultan Iskandar Muda, Museum Tsunami Aceh, PLTD Apung, makam Cut Nyak Dhien, hingga Pantai Lampuuk.

Ismawardi berharap kunjungan tersebut dapat membuka peluang kolaborasi lebih luas antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan pariwisata Aceh ke depan. 

“Kita berharap ada dampak nyata setelah kunjungan utusan khusus presiden RI. Banda Aceh harus terus didorong menjadi salah satu destinasi unggulan wisata halal, wisata sejarah, dan wisata budaya di Indonesia,” katanya. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga citra pariwisata daerah agar wisatawan yang datang mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Aceh. 

“Kalau semua pihak bergerak bersama, saya yakin Banda Aceh akan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” pungkas Ismawardi.[]

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL