Mawardi S.STP Tekankan Efektivitas TIMPORA dalam Rapat Bersama Imigrasi Lhokseumawe

Mawardi, S.STP., M.Si memberi sambutan dan menekankan pentingnya efektivitas kerja TIMPORA sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah (16/4).
BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing melalui Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang digelar bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Kamis (16/4).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Djarwal tersebut dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Lhokseumawe, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, TNI/Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta anggota TIMPORA Kabupaten Bireuen.

Mewakili Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen, Mawardi, S.STP., M.Si menekankan pentingnya efektivitas kerja TIMPORA sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya, rapat koordinasi seperti ini tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin administratif, tetapi harus mampu menghasilkan langkah-langkah konkret di lapangan.

"Forum ini harus melahirkan pemetaan wilayah rawan, identifikasi aktivitas orang asing, serta langkah nyata yang bisa segera ditindaklanjuti," ujar Mawardi dalam sambutannya.

Mawardi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing harus dilakukan secara menyeluruh dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kita ingin memastikan setiap orang asing di Kabupaten Bireuen benar-benar terdata, terpantau, dan mematuhi peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, selaku Ketua Panitia TIMPORA, menyampaikan bahwa peran TIMPORA sangat strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pengawasan orang asing bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak imigrasi semata, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan di daerah.

"Sinergi antarinstansi sangat penting agar pengawasan berjalan optimal dan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan," kata dia.

Rapat TIMPORA ini juga dimanfaatkan sebagai forum pertukaran informasi terkait data dan aktivitas orang asing, sekaligus membahas berbagai isu aktual yang berpotensi menimbulkan kerawanan di wilayah Bireuen.

Dengan koordinasi yang semakin intensif, diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Bireuen dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL