Ketua DPRK Bireuen Dukung Penuh Percepatan Rehab-Rekon Pemerintah Pasca Bencana Hidrometeorologi

Ketua DPRK Bireuen Juniadi SH, turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo bersama Bupati dan jajaran SKPK Pemkab Bireuen (24/2).

BIREUEN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Juniadi SH, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabanjir yang melanda Kabupaten Bireuen akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2026 lalu.

Pernyataan itu disampaikan Juniadi saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, yang disambut Bupati Bireuen H. Mukhlis ST bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Pendopo Bupati, Selasa (24/2/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan untuk meninjau langsung sejumlah kerusakan infrastruktur vital akibat banjir dan tanah longsor di berbagai titik.

Menurut Juniadi, seluruh unsur legislatif di DPRK Bireuen berkomitmen mengawal percepatan rehab-rekon agar tidak berlarut-larut dan tidak terjebak pada polemik antar-elite.

"Penanganan pascabencana harus cepat, terukur, dan berpihak kepada masyarakat. Jangan sampai prosesnya berlarut sehingga memunculkan saling menyalahkan," tegasnya.

Ketua DPRK Bireuen juga menegaskan, seluruh komponen daerah berharap realisasi pembangunan dapat segera dimulai dan tepat sasaran.

"Yang terpenting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama petani yang terdampak langsung," kata Juniadi penuh harap.

Salah satu titik krusial yang ditinjau adalah Bendungan Juli, yang mengalami kerusakan signifikan akibat banjir bandang akhir tahun lalu. Bendungan tersebut merupakan infrastruktur kunci yang menyuplai air irigasi bagi ribuan hektare lahan persawahan di Kecamatan Juli dan sekitarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah memaparkan dampak kerusakan bendungan terhadap sistem irigasi dan suplai air pertanian warga. Kerusakan ini dinilai berpotensi menurunkan produktivitas pertanian jika tidak segera ditangani.

Pemerintah Kabupaten Bireuen pun memprioritaskan percepatan perbaikan sarana vital yang berdampak langsung terhadap aktivitas perekonomian dan sektor pertanian masyarakat.

Komitmen Pemerintah Pusat

Menteri PU RI, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Bireuen.

Ia menyebut, penanganan akan difokuskan pada Infrastruktur pengendali banjir, Jaringan irigasi pertanian dan sejumlah Fasilitas umum penunjang ekonomi masyarakat lainnya.

Oleh karenanya, Hanggodo mengajak agar seluruh pihak bersinergi guna kesejahteraan masyarakat.

"Sinergi pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar proses pemulihan tidak berlarut-larut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa tahapan perencanaan dilakukan berbasis data lapangan yang akurat. Pendekatan ini dimaksudkan agar konstruksi yang dibangun lebih tangguh terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang.

Seiring komitmen yang telah disampaikan, warga kini menanti langkah konkret di lapangan agar aktivitas pertanian dan perekonomian di Kabupaten Bireuen kembali normal tanpa dihantui risiko kerusakan berulang.

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL