Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 Kecamatan Kota Juang, Sekcam: Desa Jadi Garda Terdepan


BIREUEN - Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang), Tematik Stunting Tahun 2026 sebagai langkah awal menyatukan arah kebijakan lintas desa dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

Kegiatan ini menegaskan bahwa persoalan stunting tidak lagi dipandang sebagai isu sektoral, melainkan tantangan pembangunan jangka panjang yang harus ditangani secara terencana dan kolaboratif.

Pra Musrenbang yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kota Juang, Jumat (6/2/2026), mengusung tema "Teguhkan Komitmen Bersama Cegah dan Turunkan Stunting Dimulai dari Desa Melalui Optimalisasi Anggaran dan Sarana Prasarana Menuju Generasi Emas".

Forum tersebut secara resmi dibuka Bupati Bireuen diwakili oleh Asisten II Setdakab Bireuen Mawardi S.STP.,M.Si, diikuti oleh para Keuchik dan Ketua TP-PKK dari 23 gampong di wilayah Kecamatan Kota Juang. 

Sekretaris Camat Kota Juang, Azhar, S.Pd.I, yang hadir mewakili Camat Kota Juang, Doli Mardian, SE., MSM, memimpin estafet jalannya kegiatan turut didampingi, Pj. Ketua TP-PKK Kecamatan Kota Juang, Ny. Ita Warni serta unsur Muspika lainnya.

Dalam arahannya, Azhar menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting sangat ditentukan oleh keseriusan desa dalam menyelaraskan program, mulai dari perencanaan hingga penganggaran.

"Stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia ke depan. Karena itu, desa harus berani menjadikan isu ini sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan tahun 2026," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Kecamatan Kota Juang, Nurhayati, SE, memberikan materi dan arahan teknis kepada peserta. Ia menyoroti pentingnya optimalisasi anggaran desa agar program pencegahan stunting tidak bersifat seremonial, melainkan berdampak nyata.

Nurhayati mengingatkan agar pemerintah gampong mampu memetakan kebutuhan riil masyarakat, termasuk peningkatan sarana prasarana pendukung kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta penguatan peran Posyandu dan kader desa.

"Perencanaan yang baik harus berbasis data dan kebutuhan lapangan. Dengan begitu, anggaran yang tersedia benar-benar menyentuh sasaran dan berkontribusi langsung pada penurunan stunting,” jelasnya.

Pra Musrenbang Tematik Stunting ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Kota Juang dalam mendukung agenda nasional percepatan penurunan stunting serta menyiapkan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh gampong memiliki kesamaan visi dan komitmen, sehingga program pencegahan stunting tahun 2026 tidak hanya tertuang di atas kertas, tetapi diwujudkan dalam kebijakan dan aksi nyata di tingkat desa.

Kehadiran unsur pemerintahan desa dan penggerak pemberdayaan keluarga ini dinilai krusial, mengingat desa merupakan ujung tombak dalam intervensi langsung terhadap keluarga berisiko stunting.

Cari Blog Ini

© Copyright 2022 - LENTERA NASIONAL