BIREUEN- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menggelar aksi kemanusiaan yang penuh kehangatan. Bupati Bireuen turun langsung merayakan tradisi Mak Meugang bersama para pengungsi di Alue Kuta, Kecamatan Jangka.
Ada pemandangan berbeda dalam perayaan Meugang kali ini. Bupati Bireuen tidak hanya hadir untuk melihat langsung kondisi pengungsian, namun Bupati ikut serta memasak daging sendiri di dapur umum pengungsian. Bupati tampak luwes mengolah bumbu tradisional Aceh bersama para pengungsi dan warga setempat.
Kehadiran orang nomor satu di Bireuen ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pengungsi tetap dapat merasakan kemeriahan tradisi meskipun berada jauh dari rumah.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen menyampaikan bahwa momen Meugang adalah waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas.
"Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin saudara-saudara kita di pengungsian tidak merasa sendiri. Makan daging Meugang bersama ini adalah bentuk kebersamaan dan upaya kita untuk menjalin silaturahmi yang erat, sehingga suasana haru Meugang bisa berganti menjadi sukacita," ujar Bupati.
Puncak acara ditandai dengan makan bersama. Bupati berbaur tanpa sekat dengan para pengungsi untuk menikmati hidangan daging masak merah dan kari khas Aceh.
Suasana kekeluargaan sangat terasa, memberikan harapan dan semangat baru bagi para warga di penampungan dalam menyongsong ibadah puasa. (Rel)








Social Header