Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar lengkap nomor darurat bencana yang dapat dihubungi masyarakat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Instagram BNPB Indonesia sebagai upaya mempercepat respons penanganan bencana di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem di sejumlah daerah.
BNPB menganjurkan masyarakat untuk menghubungi nomor-nomor tersebut melalui layanan WhatsApp atau SMS apabila saluran telepon tidak dapat tersambung akibat gangguan jaringan.
Berikut daftar lengkap nomor darurat yang dapat diakses masyarakat:
Nomor Darurat Nasional
117 – Call Center BNPB
112 – Panggilan Darurat Indonesia
110 – Kepolisian RI
113 – Pemadam Kebakaran
115 – Basarnas
129 – Posko Bencana Alam
118/119 – Layanan Ambulans
123 – PLN
14080 – Pertolongan di Jalan Tol (Jasa Marga)
021-7992325 – Palang Merah Indonesia (PMI)
021-3925230 – Komnas HAM
021-31901556 – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
1500-533 – Sentra Informasi Keracunan BPOM
119-8 – Layanan Konseling SEJIWA (Pencegahan Bunuh Diri)
Nomor Darurat Bencana di Aceh
BPBD Aceh: (0651) 34783
Basarnas Aceh: (0651) 33876
PMI Aceh: 085223150090
BPBD Aceh Besar: 08116713113
Pusdalops BPBD Kabupaten/Kota:
Aceh Tengah: 081264257378
Aceh Utara: (0645) 31710
Pidie: (0653) 7829567
Aceh Barat: (0655) 7551413
BPBD Lainnya:
Banda Aceh (WA): 082276705800
Aceh Timur: 082324668545
Aceh Jaya (BPBK): 08116899113
Aceh Tengah: 081264257378
Langsa: (0641) 20113113
Bireuen: (0644) 323535
Gayo Lues: (0642) 21390
Aceh Tenggara: (0629) 21741
Damkar BPBK:
Aceh Jaya: 08116792113
BNPB menegaskan bahwa publikasi nomor darurat ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas lembaga, mulai dari BPBD kabupaten/kota, PMI, kepolisian, pemadam kebakaran, hingga layanan medis.
Masyarakat diimbau untuk menyimpan nomor-nomor tersebut dan membagikannya kepada keluarga atau komunitas demi memperkuat kesiapsiagaan bencana, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, dan gempa.
Dengan adanya informasi ini, BNPB berharap penanganan darurat di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga mampu meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material. (RRI)







Social Header