Breaking News

Maulidurrasul di SMK Negeri 1 Peusangan Sukses, Begini Kata Joko Triyanto

SMK Negeri 1 Peusangan
Joko Triyanto serta jajaran foto bersama para Yatim dan Kacabdin Bireuen Abdul Hamid, S.Pd.,M.Pd, (5/11).
Bireuen - Keluarga besar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Peusangan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022, Sabtu (05/11/2022).

Peringatan hari lahir Nabi Muhammad tersebut dirangkai dengan berbagai kegiatan, diantaranya santunan anak yatim, ceramah keagamaan, serta makan siang bersama tersebut berlangsung sukses.

Kepala SMKN 1 Peusangan Joko Triyanto, ST kepada media mengatakan, peringatan maulid nabi digelar sekolah yang kini Ia pimpin rutin setiap tahun.

Selain untuk meningkatkan syiar agama di kalangan pelajar, kata Joko Triyanto, peringatan dimaksud juga merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk memperkuat silaturahmi antar-keluarga besar SMKN 1 Peusangan dengan orangtua siswa, alumni.

Demikian pula halnya dengan pejabat terkait seperti Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Bireuen yang dikepalai Abdul Hamid, S.Pd.,M.Pd dan komponen masyarakat lainnya yang selama ini telah berperan mendukung pengembangan salah satu sekolah favorit di Peusangan itu.

"Alhamdulillah, dengan bantuan semua pihak, kita berhasil menyukseskan acara hari ini," kata Joko Triyanto, di sela menerima tamu undangan guna menyicipi khanduri maulid yang disajikan.

Amatan lenteranasional.com menu makanan yang disajikan bernuansa tradisional ala 'Gampong' yang terdapat 'bu kulah', ikan asin, hingga 'beulacan'.

Joko Triyanto juga mengatakan, dengan peringatan maulid setiap tahun, akan menambah kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW sehingga menjadikannya sebagai teladan hidup.

Khusus untuk siswa SMKN 1 Peusangan, dia berharap kecintaan kepada rasul harus diwujudkannya dengan merealisasikan akhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam di Aceh memperingati peristiwa paling bersejarah tersebut dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Di gampong-gampong, selain ceramah agama, kegiatan mulid juga diikuti dengan makan bersama di meunasah-meunasah pada siang/sore hari.

Sedangkan pada malam hari lumrah 'dihibur' dengan ceramah Islamiyyah dengan menghadirkan Mubaligh dari beragam daerah. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini