Breaking News

STIT Al-Washliyah Aceh Tengah Yudisium Puluhan Sarjana

STIT Al-Washliyah,
Prosesi Yudisium Puluhan Sarjana yang telah menyelesaikan program studi di STIT Al-Washliyah Aceh Tengah, (1/9).
Takengon - Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2022, 42 alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Washliyah (STIT Al-Washliyah) Takengon - Aceh Tengah juga merayakan kesarjanaannya.

Hal tersebut disampaikan Kebag Umum dan Keuangan kampus tersebut, Rizkan Abqa, S.M, M.M, melalui keterangan tertulisnya kepada lenteranasional.com hari Sabtu (01/10/2022).

Diterangkan Rizkan Abqa, STIT Al-Wasliyah meyudisium para Sarjana lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (22 orang) dan Pendidikan Guru Raudatul Athfal (20 orang).

Prosesi dimaksud berlangsung di Aula Hotel Penemas Takengon, dan dihadiri langsung Ketua Pembina Yayasan Tengku Drs Amry Jalaluddin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah Saidi Bentara, MA, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah Drs Uswatuddin, M.AP dan para orang tua/wali peserta yudisium, lanjut alumni Magister Manajemen bidang manajemen Rumah sakit Universitas Islam kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh ini.

Senada dengan Rizkan, Ketua Tim Pelaksana Abd Rahman, MPd, melaporkan bahwa kegiatan yudisium ini terlaksana atas kerja sama tim dan para yudisium serta pihak Yayasan Al-Washliyah, yang telah bekerja dengan serius sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan sukses.

"Secara pribadi dan atas nama panitia, saya ucapkan selamat dan sukses kepada para peserta yudisium," pungkas And Rahman.

Berikutnya, Ketua Pimpinan Daerah Al-Washliyah yang juga merupakan pengurus Yayasan tersebut, Tengku Drs. Amry Jalaluddin bersyukur karena beberapa bulan lalu Kampus dan Prodi di lingkungan STIT Al-Washliyah ini telah memperoleh Akreditasi Baik dan kini melepas sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya.

"Alhamdulilah, kita bersyukur STIT Al-Wasliyah Aceh Tengah melalui borang 9 standar dari BAN-PT, dan hari ini, dapat melepas sebagaian para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di kampus tercinta ini," sebut Amry.
Ucapan selamat dari Bupati Aceh Tengah, Drs Shabela Abu akar.
Amry yang kini menjabat Ketua MPU Aceh Tengah turut menjelaskan bahwa Al-Washliyah Takengon sangat berperan penting dalam pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah. Hal serupa juga pernah disampaikan oleh Bupati Aceh tengah Drs. Shabela Abubakar.

Ia pun berharap kepada para alumni agar dapat bersatu dalam menjalankan program STIT Al-Washliyah untuk ditindaklanjuti di tempat kerja dan di masyarakat.

"Saya berharap kepada para alumni agar dapat bersatu dalam menjalankan program yang dilaksanakan STIT Al-Washliyah untuk ditindak lanjuti di tempat kerja dan di masyarakat kita yang memang perlu membangun SDM," tutupnya.

Sementara itu, Ketua STIT Al-Washliyah Aceh Tengah, Dr. Joni MN, M. Pd. BI dalam pembukaan pidato akademis dan Orasi Ilmiahnya menyampaikan bahwa STIT Al-Washliyah akan menerapkan perilaku Al-Washliyah yang sebenarnya, bukan hanya berpakaian Al-Washliyah semata.

Ditambahkan, beberapa program yang akan dilaksanakan STIT Al-Washliyah dalam jangka menengah dan jangka Panjang sepenuhnya akan tergantung pada sivitas akademika, juga alumni dan bantuan pemerintah setempat.

Program jangka menengah, yaitu diberi nama program “Dunia Akhirat” akan dilaksanakan dengan kerja sama pihak kampus dan Camat Bintang, dengan menggelar Workshop Manajemen Aparatur kampung dan bimbingan Tajhiz Mayat. Program ini akan dilaksanakan pada pusat kajian (study) Al-Qur’an, pungkasnya. (WK)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini