Breaking News

Pembangunan Jembatan Lancok - Kuala Raja Tanpa Plank Proyek

Suasana pembangunan Jembatan di Jalan Lancok yang menghubungkan dengan Kuala Raja, Bireuen, (5/9).
Bireuen - Proyek Pembangunan Jembatan Baru Jalan lancok - Kuala Raja Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen menggunakan anggra milyaran rupiah diduga tanpa papan nama proyek alias 'Siluman'.

Meski sering dipersoalkan publik, akan tetapi tetap saja sejumlah pihak rekanan 'membandel' dengan membiarkan dan mengabaikan hak publik tentang informasi pekerjaan proyek.

Pada Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek.

Pembangunan yang mengahabiskan anggaran milyaran rupiah bersumber dari anggara DOKA terkesan diabaikan pihak rekanan pelaksana, karena nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya seakan tak berlaku bagi rekanan ini.

Selain itu pula, pantauan wartawan di lapangan, Rabu (05 Oktober 2022) para pekerja juga tidak menggunakan saffeti kelengkapan, Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).

Merujuk pada Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13/2003 Pasal 87 disebutkan bahwa setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.

Hingga berita ini tayang, awak media ini melakukan konfirmasi dengan pihak Dinas PUPR Bireuen tidak tersambung (Rijeck). (Is)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini