Breaking News

HRD Instruksikan DPAC PKB Peudada Bantu Janda dan Yatim Korban Kebakaran

HRD
Foto: H Ruslan M Daud, SE Anggota DPR RI F-PKB bersama Juhardi Peudada (Ist)
Bireuen - H Ruslan M Daud, SE, Anggota DPR RI F-PKB menginstruksikan DPAC PKB Kecamatan Peudada membantu kebutuhan satu keluarga korban kebakaran di Gampong Pulo Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen yang merupakan seorang janda yang memiliki tanggunan empat (4) anaknya yang yatim, Minggu (2 Oktober 2022).

Hal tersebut disampaikan Juhardi didampingi Ketua DPAC PKB Kecamatan Peudada Ir Hurriman kepada lenteranasional.com di sela mengantarkan bantuan sandang dan pangan kepada Mutia Hamzah (47) korban yang mengalami musibah kebakaran rumah dimaksud.

"Setelah kami beri info, Bapak H Ruslan M Daud melalui telpon barusan telah menginstruksikan kepada kami untuk membantu korban kebakaran satu unit rumah di Gampong Pulo, Peudada, yang terjadi tadi siang. Maka, untuk sementara, kami telah mengantarkan bantuan berupa sembako, pakaian dan sejumlah uang kepada Mutia Hamzah," ungkap Juhardi.

Selain bantuan yang telah diantarkan tersebut, Anggota DPR RI dari fraksi PKB dan juga mantan Bupati Bireuen 2012-2017 pula mengarahkan kader partai besutan Gus Muhaimain Iskandar di Kecamatan Peudada untuk segara membantu bangunan rumah untuk sekeluarga ditimpa musibah yang diduga akibat konsleting arus listrik.

"Kami juga diarahkan HRD untuk membangun rumah yang baru untuk Mutia bersama anak-anaknya yang telah yatim tersebut, dan Insyaallah kami siap," lanjutnya.

Masih menurut Juhardi, akibat musibah itu, janda bersama anaknya yang telah yatim pasca suaminya meninggal dunia beberapa waktu lalu itu kini terpaksa harus menumpang tinggal di rumah milik keluarga di Gampong setempat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Peudada IPDA M Nazarullah, SH yang dikonfirmasi terpisah menerangkan, musibah kebakaran yang menimpa satu unit rumah milik Mutia Hamzah, umur 47 Tahun, warga Gampong Pulo Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen diduga akibat konsleting arus listrik.

"Hasil olah TKP, kebakaran terjadi diduga akibat konsleting arus listrik. Karenanya, kepada masyarakat kami mengimbau jika meninggalkan rumah agar mematikan api dan peralatan elektronik, itu merupakan suatu kewaspadaan yang harus dilakukan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," pesan IPDA Nazarullah SH. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini