Breaking News

Selaraskan Program, DPRK Bireuen Gelar Paripurna II Persidangan I TA 2022

Sekda Bireuen Ir Ibrahim Ahmad menyerahkan Raqan perubahan APBK TA 2022 kepada Rusyidi Mukhtar, S.Sos didampingi dua Wakilnya DPRK, (28/9).
Bireuen - Rapat Paripurna II masa Persidangan I DPRK Bireuen tahun sidang 2022/2023 berlangsung di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menggelar mengenai rancangan Qanun perubahan anggaran dan pendapatan dan belanja kabupaten Bireuen TA 2022 , Rabu (28/9/2022).

Hadiri, pimpinan dan Para anggota DPRK Bireuen, unsur Forkompimda, Sekwan, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos memimpin langsung rapat tersebut dan mengatakan kegiatan itu bertujuan guna menyelaraskan program dan kegiatan sebagaimana yang telah di rencanakan pada APBK murni.

Sedangkan Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Sekdakab Bireuen, Ibrahim Ahmad, dalam sambutannya menjelaskan, ada beberapa hal yang melatar belakangi dilakukannya perubahan APBK Tahun 2022.

Ibrahim Ahmad menyebutkan seperti, ketentuan definitif terhadap bebagai sumber pendapatan daerah, terjadi perubahan pada pendapatan asli daerah, dana transfer, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Pada sisi belanja, sebagai akibat perubahan perolehan pendapatan daerah dan hasil evaluasi penggunaan anggaran pada semester pertama tahun anggaran 2022, terdapat beberapa revisi dan penyesuaian baik pada belanja operasional, belanja modal, belanja transfer dan belanja tidak terduga.

Pada sisi pembiayaan, secara substansi ringkasan Rancangan Qanun tentang Perubahan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2022, Perubahan Pendapatan, secara keseluruhan Perubahan Rencana Penerimaan Anggaran Pendapatan Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp1.907.893.784.203. Terjadi peningkatan sebesar Rp12.049.401.838,00 dibandingkan dengan penerimaan pada APBK murni sebesar Rp1.895.844.382.365,00.

Perubahan Anggaran Belanja Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2022 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp1.989.701.333.926,00 sedangkan Belanja pada APBK Murni tahun yang sama sebesar Rp1.907.943.598.823,00, terjadi peningkatan sebesar Rp81.757.735.103,00.

Perubahan Pembiayaan Jumlah penerimaan pembiayaan dalam Rancangan Qanun Perubahan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp81.807.549.723,00.

"Terjadi perubahan sebesar Rp 69.708.333.265,00, dibandingkan APBK Murni tahun yang sama sebesar Rp12.099.216.458,00. Sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp0,00 yang berarti tidak terjadi peningkatan/penurunan," urai Sekda.

Lanjut Sekda, penerimaan Pembiayaan pada Perubahan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp81.807.549.723,00, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp0,00 sehingga pembiyaan netto surplus/defisit sebesar Rp. 81. 807.549.723,00. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini