• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menyongsong Sekolah Rujukan, Joko Triyanto: SMK Negeri 1 Peusangan Terapkan Anti 'Bullying'

    Lentera Nasional@
    Kamis, 15 September 2022, 21:31 WIB Last Updated 2022-09-15T14:31:35Z
    Kepala SMK Negeri 1 Peusangan Joko Triyanto, ST mendampingi Dr Kosasi Ali Abu Bakar, S.Kom.,M.Si dalam Sosialisasi Sekolah bebas perundungan, (15/9).
    Bireuen - Menyongsong Sekolah rujukan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Peusangan mengadakan sosialisasi dan penerapan sekolah bebas perundungan (Bullying).

    Kegiatan anti Bullying berlangsung Kamis (15/09/2022) tersebut dibuka Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen yang diwakili Oleh Bapak Ahmad Fazil, S.Pd., M.Pd dan diikuti 30 peserta dari Guru dan 30 Siswa/i, di Aula Sekolah setempat.
    Suasana peserta mengikuti Sosialisasi pencegahan perundingan di SMK Negeri 1 Peusangan.
    Kepala SMKN 1 Peusangan Joko Triyanto, ST dalam laporannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan dimaksud guna pelaksanaan pembelajar di Sekolah terbebas dari perundungan.

    Menurut Joko Triyanto, pengaruh perundungan sangat bahaya dampak negatifnya pada peserta didik, diantaranya yakni korban kerap menyendiri, tidak semangat beraktivitas, hilangnya kepercayaan diri, malas sekolah hingga turunnya prestasi akademik.

    Sebagai 'Nahkoda' Sekolah Kejuruan yang berada di Wilayah Matang Geulumpang Dua tersebut, Joko sangat mengharapkan sekolah yang dipimpinnya mampu menjadi SMK rujukan dan menciptakan lingkungan sekolah yang berbasis industri utamanya.

    Selain itu pula, sambungnya, dapat mewujudkan sekolah dengan pembelajaran paradigma baru, imbuhnya.

    Lebih lanjut, kepada lenteranasional.com menguraikan, pihaknya mendatangkan Dr. Kosasi Ali Abu Bakar, S.kom., M.Si yang merupakan unsur Pusat Penguatan Karakter Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI sebagai pemateri.

    Disana, Ia memberikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan kepada siswa-siswi sebagai 'agen perubahan' berkaitan penanganan tindak Perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah beserta akibatnya. Sehingga kelak diharapkan bisa mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

    Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Cabang Bireuen, Akmad Fazil, S.Pd, M.Pd menyampaikan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan sebagai Sekolah Pusat Keunggulan adalah Sosialiasi dan Penerapan Anti Perundungan.

    Diharapkan melalui kegiatan itu nantinya, sekolah dapat terbebas dari praktik perundungan sehingga terciptanya proses pembelajaran yang nyaman dan aman. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini