• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polres Bireuen Tunggu Keterangan Ahli Terkait Dugaan Tindak Pidana Informasi Transaksi Elektronik (ITE)

    Lentera Nasional@
    Rabu, 20 Juli 2022, 15:26 WIB Last Updated 2022-07-21T08:31:28Z
    Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardi Wirapraja S.I.K.,M.H didampingi Kasatreskrim saat menggelar Konferensi pers bersama sejumlah Awak Media, (20/7).
    Bireuen - Kepolisian Resort Bireuen telah melakukan Penyelidikan terhadap laporan dugaan Tindak pidana ITE perkara penghinaan/pencemaran nama baik dan atau menyebarkan berita bohong melalui media elektronik.

    Ihwal itu berlangsung dalam acara Konferensi pers bersama insan pers di Halaman depan Mapolres setempat yang dipimpin Langsung Kapolres AKBP Mike Hardi Wirapraja, S.I.K, M.H didampingi Kasatreskrim dan Kanit Tipiter, Rabu (20/7/2022).

    Adapun laporan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP.8/139/VV2022/SPKT/POLRES BIREVEN/POLDA ACEH, TANGGAL 22 JUNI 2022, yang dilakukan oleh Pelapor FZ (52), Pekerjaan Pensiunan Karyawan BUMN beralamat di Desa Pulo kiton Kec Kota Juang Kab Bireuen dan Terlapor atas nama LRM (67) Pekerjaan Swasta, seorang warga Desa Tomang Kec Grogol, Petamburan Kota Jakarta Barat.

    Dituturkan Mike Hardi, jika dilihat dari kacamata hukum, laporan tersebut tentang dugaan tindak pidana Informasi dan transaksi elektronik (ITE), sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) Jo pasal 45 ayat (3) Jo pasal 45A ayat (1) UURI Nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UURI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau UU RI Nomor 40 tahun 1999 tentang PERS, terkait dengan pernyataan TERLAPOR di berita salah satu media siber pada tanggal 16 Juni 2022.

    Adapun bunyi yang dilaporkan yakni, "ALHAMDULILLAH SUDAH SELESAI SITA RUMAH MEWAH YANG TERLETAK Di JALAN MEUNASAH DUSUN DAMAI NO. 10 DESA PULO KITON KEC. KOTA JUANG, Di LOKASI PENYITAAN OBJEK JUGA HADIR APARAT KEAMANAN DARI KEPOLISIAN, KEUCIK PULO KITON, TERGUGAT SALADIN SERTA SEJUMLAH ORANG LAINNYA," sebut Kapolres Bireuen.

    Lanjut Kapolres, menurut Pelapor pernyataan terlapor tersebut tidak benar dikarenakan objek rumah dimaksud tidak dilakukan penyitaan oleh pihak Mahkamah Syariah Kabupaten Bireuen dikarenakan Pelapor mempunyai bukti terkait dengan kepemilikan rumah tersebut.

    Sementara itu, pihaknya melalui penyidik setelah diterima laporan tersebut sudah melakukan, gelar perkara awal, penyelidikan berupa mengambil keterangan terhadap Pelapor, selanjutnya mengambil keterangan dari Kepala Desa/ Keucik Pulo Kiton.

    Beikut juga telah melakukan Koordinasi dengan Panitera Mahkamah Syariah Kabupaten Bireuen terkait dengan Sita Jaminan berupa Bangunan Rumah dan Pagar rumah yang dibangun diatas tanah milik Pelapor.

    Tidak hanya Sampai disitu, Korps Bhayangkara itu juga telah mengirimkan surat Permohonan ahli Pers ke dewan Pers Republik Indonesia di Jakarta dengan Nomor surat : B/447/HUK.11.1./2022/SATRESKRIM, TANGGAL 18 Juli 2022.

    Kini pihaknya sedang menunggu penunjukkan ahli Pers oleh Dewan Pers untuk diambil keterangan, hingga mengirimkan SP2HP kepada Pelapor, ucap Mike. (Mail)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini