• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Buronan Kasus KDRT

    Arief Salman
    Kamis, 09 Juni 2022, 16:38 WIB Last Updated 2022-06-09T09:40:12Z


    Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Aceh yang dipimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Aceh, Mohamad Rohmadi S.H., M.H. berhasil mengamankan Rajuddin M. Nur bin Alm. M. NUR, DPO tindak pidana KDRT asal Kejaksaan Negeri Aceh Selatan,  terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Desa Gunung Cot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (9/6/2022).


    Adapun Identitas DPO sebagai berikut :

    Nama Lengkap : Rajuddin M. Nur bin Alm. M. NUR

    Tempat Lahir : Sawang Bau

    Umur/Tanggal Lahir : 52 Tahun / 49 Juli 1970

    Jenis Kelamin : Laki-laki

    Kewarganegaraan : Indonesia

    Tempat Tinggal : Gampong Ba'U Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan

    Agama : Islam

    Pekerjaan : Nelayan


    Bahwa berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 113 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Februari 2021 menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 49 huruf (a) jo pasal 9 Ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan amar putusan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.


    Bahwa sejak dikeluarkannya putusan MA tersebut, terpidana Rajuddin M. Nur bin Alm. M. NUR telah dipanggil secara patut untuk melaksankan putusan tersebut namun terpidana tidak mengindahkannya, malah sebaliknya terpidana melarikan diri sehingga terpidana masuk menjadi daftar DPO Kejaksaan Tinggi Aceh sesuai dengan surat permohonan bantuan pencarian penangkapan DPO Kejaksaan Negeri Aceh Selatan an terpidana Rajuddin M. Nur bin Alm. M. NUR Nomor: R-05/L.1.19/Dti/01/2022.


    Penangkapan tersebut dilakukan di rumah keluarga terpidana yang beralamat di Desa Gunung Cot, Kabupaten Aceh Barat Daya saat sedang melakukan aktifitas pengobatan. Saat ini terpidana berada di kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya selanjutnya akan dijemput oleh tim jaksa penuntut umum  kejaksaan Negeri Aceh Selatan untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung tersebut dan menjalankan hukuman pidana di Rutan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh selatan. (Rilis)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini