Breaking News

Sanggahan Dua Kepsek Di Pijay : Kami Tidak Pernah Melakukan Pengutipan 2,5 % Anggaran Dana BOS


Pidie Jaya - Kami tidak pernah menjadi kaki tangan dinas untuk mengutip 2,5 % dana BOS, jelas Fitria dan Rusna Hamid dalam klarifikasi bantahannya terkait pemberitaan yang di muat oleh beberapa media dengan narasi bahwa dua oknum kepala sekolah di Pidie Jaya jadi pemungut dana BOS yang di utus dinas pendidikan

Klarifikasi tersebut disampaikan Fitriah dan Rusna Hamid di ruang kerja Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya , Jum'at ( 10/6/2022)

Turut hadir dalam penyampaian klarifikasi tersebut,  Haureny selalu Kadisdikbud, Sekretaris Disdikbud Muslim, Kabid Dikdas Makmurrizal, Kepala SDN 2 Bandar Dua  Khaidir, Ketua kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3s) Fitriah yang juga kepala sekolah SDN 6 Ulim dan Rusna Hamid Kepala SDN 4 Ulim serta beberapa awak media.

Dalam kesempatan tersebut Fitria dan Rusna merasa keberatan terhadap narasumber dalam pemberitaan di media bahwa mereka berdua di sudutkan sebagai kaki tangan dinas sebagai perantara pengutipan 2,5 % dari anggaran BOS,

" Itu semua tidak benar, saya tidak pernah di utus oleh dinas dan saya tidak pernah menghubungi kepala sekolah yang disebutkan dalam media, jangankan menghubungi, menginformasikan apapun saya tidak pernah, apalagi menyuruh ibu Rusna untuk menghubungi kepala sekolah perihal pemungutan 2,5 % dana BOS " ucap Fitriah

Lanjut Fitriah perihal tidak membalas konfirmasi media melalui WhatsApp, akuinya bahwa hp nya lagi tidak ada pulsa, paket datapun hanya bisa membuka pesan tidak bisa membalas, jelasnya

Walaupun demikian, lanjut Fitriah, Dirinya tidak akan memperbesarkan persoalan yang telah mencemarkan nama baiknya di hadapan publik dengan harapan klarifikasi ini sesegera mungkin di muat dalam media agar ada penyeimbangan informasi yang tersampaikan kepada publik, harapnya

Hal yang senada juga di utarakan oleh Rusna Hamid yang di tuding sebagai perpanjang tangan dari Fitriah untuk menghubungi kepala sekolah

" Ibu Fitriah tidak pernah menyuruh saya untuk menghubungi kepala sekolah dan pemotongan 2,5 % BOS itu tidak ada " ucap Rusna

Terkait konfirmasi awak media melalui WhatsApp, bukanya saya tidak balas, saya malam itu sedang dalam kegiatan samadiah ( pengajian) di meunasah , isi WhatsApp tersebut ada saya baca, cuma belum sempat saya balas karena pengajian selesainya pukul 22.30, jelas Rusna

Sementara itu Kepala Disdikbud Haureny, S.Pd,. M.M dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Disdik tidak pernah memerintahkan siapapun, karena sekarang Disdik sedang fokus pada mutu pendidikan di Pidie Jaya untuk mampu bersaing dengan kabupaten/kota lainya yang ada di Aceh, bila ada guru atau kepala sekolah merasakan hal hal tidak layak apalagi berkaitan dengan keuangan silahkan berkoordinasi dengan kami sebagai instansi yang menaunginya, Pungkas Haureny. (2R)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini