Breaking News

Bupati Lepas Peserta MTQ ke-35 Tingkat Aceh, Kadis Syariat Islam Pimpin Kafilah Bireuen

Bupati Bireuen DR. H. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si menyerahkan bendera pataka kepada Kepala Dinas Syariat Islam, Anwar di sela pelepasan Kafilah yang akan mengikuti MTQ di Bener Meriah, (16/6).

Bireuen - Bupati Bireuen, DR.H. Muzakkar A Gani,SH.,M.Si bersama Kepala Dinas Syariat Islam Anwar secara resmi melepas kafilah yang akan mengikuti MTQ ke 35 tingkat Provinsi Aceh yang akan berlangsung di Kabupaten Bener Meriah mulai 18 hingga 25 Juni 2022.
Peserta MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Aceh dari Kabupaten Bireuen foto bersama Bupati dan Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen di Mesjid Agung Sulthan Jeumpa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Agung Sulthan Jeumpa, Kamis siang (16/06/2022) dan dihadiri para peserta juga orang tua dan keluarganya.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen yang tidak lama lagi mengaakhiri masa jabatannya sebagai kepala daerah itu mengharapkan pada MTQ Tahun 2022 ini, kafilah Bireuen bisa membawa nama harum daerah.

"Keikutsertaan kita di setiap MTQ merupakan sebuah pengharapan untuk meraih kemenangan. Melalui pundak-pundak kafilah inilah kita harapkan akan mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Bireuen," ujar Muzakkar A Gani.

Tak lupa Ia berpesan agar para kafilah menjaga kesehatan, pola makan dan istirahat yang cukup agar dapat tampil prima.

Selain itu pula selalu menjaga sikap perbuatan dalam berinteraksi dengan sesama selama berada di Bener Meriah, supaya masyarakat luar dapat mengenal budaya dan sifat masyarakat Kabupaten Bireuen yang sesungguhnya dengan bersikap yang sopan dan bertutur kata yang santun.

Sementara Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen, Anwar, mengatakan, pada perhelatan MTQ ke-35 yang digelar di Kabupaten Bener Meriah kali ini, Kabupaten Bireuen mengirim 82 kafilah.

"Pada MTQ tingkat Provinsi Aceh ke-35 tahun 2022 kita mengirimkan 48 peserta, dengan rincian, 20 orang panitia, 7 orang pelatih dan 7 orang official/pendamping untuk sembilan cabang perlombaan, meliputi Tilawah, Hifzil, Tafsir, Fahmil, Tartil, Qiraah Sab’ah, Syarhil, Khattil dan KTIQ (Karya Tulis Ilmiah Al-Quran), Tilawah, Oiraah Shab’ah, Khattil Auran, Tafsir dan Fahmi Ouran," tutur Anwar.

Pemkab Bireuen menargetkan, kafilah dari 'Kota Santri' masuk sepuluh besar," pungkas Anwar. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini