• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Masyarakat Aceh Timur Mengeluh Terkait Gangguan Daya Listrik, Haji Uma Minta PLN Segera Merespon

    Arief Salman
    Senin, 09 Mei 2022, 18:29 WIB Last Updated 2022-05-09T11:29:01Z
    Masyarakat desa buket Seroja, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur mengeluh gangguan daya listrik paska terbakarnya Gardu Travo 87 yang mengakibatkan banyak barang elektronik rusak.

    Menurut laporan warga ganguan daya listrik yang dialami oleh warga Buket Seroja sudah berlangsung satu bulan lebih.

    “Akibat dari kurangnya daya listrik tersebut sudah banyak barang elektronik yang rusak di rumah warga seperti bola lampu dan lainnya", Ujar Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman yang lebih akrap disapa Haji Uma saat kunjungan kerjanya ke desa tersebut. Jumat (6/5/2022)

    Masyarakat dan Keuchik setempat sebelumnya sudah pernah melaporkan hal tersebut kepada pihak PLN namun belum ada respon.

    Tadi malam sekitar jam 24:30 wib, Haji Uma bersama timnya terjun langsung ke lokasi dimana gardu yang tidak berfungsi tersebut.

    “Ternyata memang benar apa yang dikatakan warga, saya sudah melihat secara langsung banyak kabel yang sudah hangus di lokasi yang mengakibatkan arus PLN tidak maksimal dikarenakan tidak punya travo tersendiri,” ungkap Haji Uma.

    Kemudian pada Rabu (07/05/2022), Haji uma melakukan koordinasi dengan kantor PLN Wilayah Aceh, melalui Mukhtar Juned Divisi Niaga dan Manajemen Pelayanan Pelanggan PLN Aceh

    Haji Uma meminta untuk segera dibantu tangani agar pelanggan bisa menikmati listrik secara normal.

    Dalam pembicaraan via telepon, saudara Mukhtar Juned berjanji segera berkoordinasi dengan PLN Unit Layanan Pelanggan Idi untuk mengirimkan tim ke lokasi untuk dilakukan perbaikan.

    “Pada Jam 18.00 WIB, Mukhtar Juned menghubungi saya dan mengirimkan foto bukti tim PLN Idi sudah merespon dan kondisi tegangan di Desa tersebut sudah diperbaiki.

    Untuk semetara tegangan sudah di perbaiki dari daya tegangan sebelumnya 222 menjadi 227/231 untuk sementara mulai normal seiring dengan itu mereka juga akan menggantikan Gardu baru karena barangnya sedang dalam proses,” harap Haji Uma.

    Haji uma mengucapkan terima kasih kepada PLN area Aceh atas respon cepatnya.

    Ia berharap semoga Gardu permanen dalam waktu dekat segera di ganti untuk lebih menjamin stabilitas Arus listrik ke rumah warga, tutup Haji Uma.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini