Breaking News

Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh Peroleh Izin Kemendikbud

Foto: Tampak depan Kampus UMMAH Bireuen.
Bireuen - Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Bireuen telah memperoleh izin dari Kemendikbud Ristek Nomor : 234/E/O/ 2022 tentang izin penggabungan sejumlah lembaga pendidikan dibawahnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bireuen dan juga merupakan Pendiri Universitas Muhammadiyah Aceh Ustadz dr Athaillah A Latief Sp.OG menyampaikan bahwa secara pribadi dan mewakili organisasi, dirinya bersyukur atas keluarnya izin penggabungan 4 Perguruan Tinggi menjadi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh di Kabupaten Bireuen.

"Kita sangat bersyukur atas keluarnya izin penggabungan 4 Perguruan Tinggi menjadi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh atau disingkat UMMAH di Kabupaten Bireuen. Muhammadiyah akan hadir ditengah-tengah masyarakat mengambil peran dalam pendidikan membangun SDM dan pengembangan karakter," ujarnya.

Selain itu, menurutnya, UMMAH akan menjadi Universitas yang berbasis Islamic Sociopreneurship di Aceh. Selain di Bireuen kita juga membuka beberapa Program studi di luar kampus Utama di Takengon yang bertempat di STKIP.

Ia berharap UMMAH akan menjadi lokomotif mengukir peradaban bagi Ummat dimasa mendatang.

Adapun lembaga-lembaga yang tergabung didalamnya terdiri dari Akademi Keperawatan (AKPER) Muhammadiyah di Bireuen, selanjutnya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Aceh Tengah, Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Harapan Bangsa Banda Aceh dan Sekolah Tinggi ilmu Psikologi (STIP) Harapan Bangsa Banda Aceh Menjadi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh yang disingkat UMMAH.

Kampus dengan Konsep Islamic Socioprenership ini menjadi Universitas yang akan digemari oleh Mahasiswa dengan memiliki memiliki 4 Fakultas dan 14 Prodi menjadikannya kampus yang besar yang terletak di jalur segitiga Emas Aceh.

Untuk rencana launching diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 5 April 2022 di Kampus Biro Rektor di Jalan Bireuen Takengon simpang 4.

Ketua PWM Aceh Dr H. Muharrir Asy'ari Lc, M.Ag yakin jika kelak UMMAH menjadi Kampus Islami yang mengedepankan moralitas dan Intelektualitas.

"Kita berharap UMMAH akan menjadi kampus yang islami dan mengedepankan moralitas dan intelektualitas. Kita juga berharap nantinya UMMAH akan mengembangkan Ilmu Kesehatan dan Kedokteran menjadi lembaga kader profesional Muhammadiyah kedepan dan Muhammadiyah Aceh mempunyai harapan Bireuen akan menjadi salah satu kota pelajar di Aceh," ungkapnya.

Dikatakannya hal ini merupakan ikhtiar kita guna mengukir peradaban dengan ilmu pengetahuan serta berharap Universitas ini kelak menjadi Mercusuar pendidikan di Aceh yang menghasilkan lulusan bermutu dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Bangsa dan Daerah. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini