Breaking News

Suriya Yunus DPRK Bireuen Dapil 5 Bersuara, Sampah di TPA Blang Beururu Peudada Sangat Meresahkan Warga


Bireuen| Tumpukan sampah hingga berceceran di beberapa tempat di pinggir jalan dalam Wilayah Blang Bururu Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen sudah menjadi pemandangan sehari-hari yang tak sedap dipandang mata.

Aroma bau busuk pun nan menyengat dan sudah sangat menganggu kenyamanan pengguna jalan saat melintas.

Tepatnya Kamis malam (24/2) salah satu awak media yang dihubungi oleh Suriya Yunus anggota DPRK Bireuen dapil V dari partai PAN memberitahukan bahwa selama ini sudah banyak warga yang mengeluh kepadanya tentang masalah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) di Gampong Blang Beururu Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.

Suriya menuturkan keluhan masyarakat saat ini pembuangan sampah di TPA Blang Beururu bukan lagi pada tempat nya, sering di atas badan jalan umum sehingga menimbulkan keresahan warga yang melewati, dan terbiarkan menumpuk lama di mana-mana.

Selain itu lanjutnya, sampah juga berserakan sepanjang jalan, tidak ada pembakaran sehingga menimbulkan banyak lalat yang dapat mengganggu warga sekitar yang terus menerus mengeluarkan bau menyengat. Terkesan TPA tersebut tak bertuan lagi, kalau begitu kejadiannya apa gunanya Dinas DLHK Bireuen.

"Kita mengharapkan, dalam hal ini baiknya Bupati segera mengevaluasi kinerja dinas bersangkutan kalau tidak mampu buat apa dipertahankan, copot saja pak, masih banyak ahli yang lainnya antri di luar sana dan mereka lebih mapan dan mampu mengelola kebersihan sekalian ramah lingkungan," ujarnya.

Lanjutnya lagi, keadaan seperti ini menjadi tanda tanya besar, biaya pemeliharaan dan pengawasan kemana sehingga TPA tidak terurus, sekabupaten Bireuen terkumpul sampah ke Peudada tanpa perhatian serta perencanaan yang betul hanya buang saja kesitu. Jangan jadikan kawasan peudada dan Peulimbang sebagai penikmat bau saja.  Bayangkan imbas yang di tanggung warga akan sehat kah mereka kalau terus terusan begitu.

"Bupati harus lebih jeli dan peduli terhadap warga yang kena imbas sampah di sekitaran TPA tersebut, jangan sampai resiko rakyat yang tanggung, sementara nikmat untuk orang lain," tegas anggota DPRK tersebut.

Drs Murdani Kadis lingkungan hidup dan kehutanan DLHK Kabupaten Bireuen, sebelum waktu jum'at beberapa kali dihubungi oleh salah satu awak media tidak tersambung. Lalu awak media mengirim pesan singkat lewat WhatsApp nya meminta sedikit waktu untuk wawancara masalah TPA tersebut, Murdani membalas pesan, selepas Jumat dia pulang ke rumah karena kurang sehat.

Untuk masalah sampah dia berjanji dalam Minggu ini akan di bersihkan, harap maklum karena buldozer nya lagi rusak akunya.

Beberapa menit kemudian Murdani mengirim pesan lagi yang bahwa selepas waktu Jum,at sampah itu semua akan dibersihkan.

Berikutnya, sekira Pukul 16:00 sore awak media memantau langsung kembali ke lokasi guna memastikannya, namun di lokasi tidak ada tanda-tanda pembersihan yang dilakukan, bahkan petugas kebersihan saja tidak dijumpai di lapangan, yang ada cuma dua orang pemulung di tumpukan sampah itu.

Amatan media di lapangan sejauh 100 Meter lebih kurang di sepanjang jalan berserakan sampah bahkan disana awak media mewawancarai dua orang pemulung yang tidak mau disebut namanya mengatakan, beberapa waktu yang lalu di sepanjang jalan dimaksud macet total disebabkan tumpukan sampah hampir setinggi pinggang, hingga semua yang melewatinya marah.

"Bapak sudah terlambat datang ke lokasi ini kalau saja datangnya beberapa waktu yang lalu, bapak bisa lihat sepanjang jalan ini memang macet total hampir setinggi pinggang tumpukan sampah di jalan ini. Semua yang lewat marah setiba di lokasi ini, yang bapak lihat ini sudah tidak seberapa lagi," ungkapnya. (helmi_arab)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini