• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kazakhstan Mencekam Akibat Kerusuhan, 164 Tewas dan 5800 Ditangkap

    Arief Salman
    Senin, 10 Januari 2022, 19:43 WIB Last Updated 2022-01-10T12:44:31Z
    Kazakhstan dikabar telah terjadi kerusuhan mencekam selama seminggu lebih dari 164 orang dilaporkan tewas dan hampir 6.000 orang ditangkap pasukan keamanan Kazakhstan.

    Menurut Kementerian Kesehatan Kazakhstan sebagian besar korban tewas 103 berada di Almaty, kota terbesar di negara itu, di mana para demonstran merebut gedung-gedung pemerintah dan membakar beberapa kendaraan.

    Sementara kantor presiden Kazakhstan mengatakan bahwa sekitar 5.800 orang ditahan oleh polisi selama protes yang berkembang menjadi kekerasan pekan lalu dan mendorong aliansi militer pimpinan Rusia untuk mengirim pasukan ke negara itu.

    Dikabarkan pemicu gelombang protes paling mematikan yang pernah terjadi di bekas republik Soviet itu akibat kenaikan harga bahan bakar.

    Menurut presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev aksi demonstrasi itu dipicu oleh "teroris" dengan dukungan asing, meskipun protes tersebut tidak menunjukkan pemimpin atau organisasi yang jelas. Pernyataan dari kantornya pada hari Minggu (9/1/2022).

    Kronologi kerusuhan di Kazakhstan
    Aksi ini dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar yang sangat tajam di sana pada awal tahun.

    Karena harga gas bumi global melonjak sejak tahun lalu, Pemerintah Kazakhstan mencabut subsidi harga bahan bakar gas di sana mulai 1 Januari 2022.

    Warga tidak mampu membeli akibat harga bahan bakar menjadi melambung tinggi dan pecahlah aksi protes yang dimulai di Provinsi Mangistau pada Minggu (2/1/2022).

    Reuters melansir, Aksi protes merubah menjadi tidak terkendali pada Pada Selasa (4/1/2022) malam waktu setempat.

    Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengumumkan keadaan darurat nasional pada Selasa tanggal 4 Desember 2022 berlaku sampai hingga tanggal 19 Januari 2022.

    Dilansir Cnninternasional, Pada Kamis (6/1/2022) malam waktu setempat, terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dan tentara di kediaman presiden di Almaty dan kantor wali kota dibakar. Mobil-mobil yang hangus berserakan di kota itu.

    Rusia bahkan mengirim pasukan terjun payung untuk memadamkan kerusuhan di negara Kazakhstan.



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini