Breaking News

TA Khalid: Sinergi dan Inovasi Wujudkan Petani Sejahtera

Suasana berlangsungnya pertemuan (Resses) Anggota DPR RI Komisi IV F-GERINDRA Ir TA Khalid, MM dengan DPM, JPN dan Distanbun Kabupaten Bireuen, (23/12).
Bireuen - Sinergi lintas sektoral dan Inovasi serta pemanfaatan Teknologi pertanian modern dapat mewujudkan Petani Sejahtera.

Kalimat itu dilontarkan Ir TA Khalid MM Anggota DPR RI Komisi IV dari F-GERINDRA yang membidangi 'ketahanan pangan' pada pertemuan kunjungan kerja (Reses) ke Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Bireuen Partee Coffee Shoop, Kamis (23 Desember 2021).
DPM, JPN dan Kadistanbun Kabupaten Bireuen Foto bersama Ir TA Khalid,MM di sela kegiatan reses.
Di hadapan puluhan petani yang bernaung dibawah Duta Petani Milenial (DPM) dan Jaringan Petani Nasional (JPN) Kabupaten Bireuen serta dihadiri Irwan SP M.Si selaku Kepala Distanbun Pemkab Bireuen dirinya mengungkapkan, terwujudnya petani sejahtera khususnya di Kabupaten Bireuen tidak akan berhasil jika hanya dengan mengandalkan pergerakan satu sektor saja.

Namun untuk mencapai hal tersebut dituntut harus melalui kolaborasi dan sinergi berbagai komponen bangsa.

Karenanya warga dan pemerintahan kabupaten Bireuen harus berupaya mengubah mindset masyarakat yang selama ini beranggapan bahwa petani itu miskin.

Ditegaskan T A Khalid, Indonesia adalah negara agraris yang 80% memiliki potensi pertanian. Maka dari itu jika untuk mewujudkan Indonesia sejahtera bisa dimulai dari mensejahterakan petani.

Sesungguhnya dengan potensi areal yang luas dan kondisi tanah yang subur disertai dengan inovasi dan teknologi pertanian, dirinya meyakini bahwa petani bisa sejahtera sebab Pertanian merupakan fondasi ekonomi sektor strategis Nasional.

Khusus kepada JPN Bireuen Ia sangat mengharapkan agar dapat menjadikan diri sebagai contoh yang baik kepada para petani lain di Aceh khususnya kabupaten Bireuen.

Selama menjabat sebagai anggota DPR-RI diakuinya telah banyak kelompok tani yang Ia bantu melalui aspirasi dan hal itu akan terus dilakukannya hingga akhir masa jabatannya.

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpunnya TA Khalid melihat umumnya Petani di Kabupaten Bireuen masih sangat minim memanfaatkan inovasi dan teknologi pertanian modern. Menyikapi hal tersebut dirinya berjanji untuk mengalokasikan sejumlah kegiatan bimbingan teknik (Bimtek) bagi petani yang serius di Kabupaten Bireuen.

Dari Pemkab Bireuen selain Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Irwan, SP, juga turut dihadiri Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Dedi Suheri, Kabid Penyuluh, Qur Surya serta sejumlah perwakilan Insan Pers liputan Bireuen. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini