• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    PMI Banda Aceh Survei dan Edukasi Imunisasi Polio

    Lentera Nasional@
    Rabu, 22 Desember 2021, 17:15 WIB Last Updated 2022-02-02T10:20:21Z
    Relawan PMI Kota Banda Aceh melakukan survei kesiapsiagaan polio.
    Banda Aceh - PMI Kota Banda Aceh melakukan baseline survei terkait pengetahuan dan kesiapsiagaan polio pada masyarakat Kota Banda Aceh, Rabu (22 Desember 2021).

    Survei dilakukan selama tiga hari di empat Gampong, yaitu Gampong Pande, Gampong Lambung, Gampong Pie, dan Gampong Tibang, melibatkan 24 relawan PMI Kota Banda Aceh.

    Koordinator Program Kesiapsiagaan Polio PMI Kota Banda Aceh Milza Oka Yussar, mengatakan program kesiapsiagaan polio berlangsung selama setahun hingga akhir 2022 mendatang.

    Dikatakannya, hal itu guna meningkatkan kualitas promosi kesehatan dan kampanye imunisasi melalui penguatan layanan PMI di semua tingkatan di lima provinsi yang menjalani program polio dari Palang Merah Indonesia, yaitu Aceh, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.

    Selanjutnya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendukung capaian imunisasi polio dan imunisasi dasar 100 persen disetiap wilayah puskesmas dalam rangka mendukung eradikasi polio.

    "Saat ini tidak ada kasus polio di Kota banda Aceh, namun ada beberapa gampong yang cakupan imunisasi polio rendah. Hal ini memungkinkan kasus polio muncul kembali di Banda Aceh," sebutnya.

    Ketua PMI Kota Banda Aceh Dedi Sumardi Nurdin, mengatakan polio penyakit yang cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kelumpuhan. Penularan polio juga termasuk mudah karena bisa menular melalui air dan makanan yang terkontaminasi dengan orang yang terinfeksi polio.

    "Program kesiapsiagaan polio ini sangat bagus karena mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat kita tentang bahaya polio. Cara mencegahnya sebenarnya mudah, yaitu dengan imunisasi," kata Dedi.

    Selain melakukan survei, timnya juga akan memberi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan polio. Program kesiapsiagaan polio dilakukan oleh Palang Merah Indonesia dengan bekerja sama dengan USAID dan IFRC, pungkas Dedi Sumardi Nurdin. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini