• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jelang Milad GAM Esok Hari, JASA Sangat Mendukung Perdamaian Aceh Yang Telah Terwujut Ini

    Sabtu, 04 Desember 2021, 00:58 WIB Last Updated 2021-12-03T17:58:35Z
    Aceh Utara. Lenteranasional.com - Yayasan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA)  menghimbau kepada seluruh jajarannya dan masyarakat Aceh umumnya untuk tetap menjaga perdamaian yang telah berjalan selama 16 tahun lalu, sejak ditandatanganinya MoU Helsinky, tanggal 15 Agustus 2005. 

    "Saya Bukhari, SE ketua Jaringan Aneuk Syuhada Aceh mendukung perdamain Aceh yang sudah terwujud sejak 16 Tahun lalu,  saya berharap kepada pemerintah pusat untuk komit apa yang telah disepakati bersama dalam perjanjian damai atau butir butir MoU Helsinki. Agar Aceh makmur dan lebih sejahtera dalam perdamaian. Saya juga sangat mendukung kinerja Polda Aceh dalam memberantas kejahatan, seperti narkoba dan lainnya yang dapat merusak generasi bangsa,"kata Bukhari ketika ditemui media ini. Jum'at (03/12/2021).

    Bukhari menjelaskan, bahwa pengurus JASA sudah terbentuk di 10 Kabupaten/kota wilayah Provinsi Aceh. "JASA telah terbentuk 6 tahun lalu, JASA sudah memilki badan hukum tetap, sesuai SK Menkumham RI Tahun 2015. Struktur pengurus dan anggota JASA terdiri dari anak-anak almarhum eks kombatan GAM pasca damai dan sebelum damai Aceh", paparnya 

    JASA terbentuk dan bertujuan untuk membina, membimbing anak-anak eks kombatan GAM yang merupakan korban konflik, juga mempersatukan seluruh anak-anak syuhada yang ada diseluruh Aceh guna melanjutkan cita-cita perjuangan orang tuanya untuk kemakmuran dan martabat Aceh.

    Menjelang peringatan hari Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ke-45 tahun, dan akan tiba besok. Sabtu 4 Desember 2021. "Seperti biasa, kami akan melaksanakan do'a bersama dan menyantuni anak yatim. Karena tanggal 4 Desember adalah hari yang bersejarah bagi rakyat Aceh. Kita berziarah ke makam syuhada dan kita berdoa semoga cita-cita almarhum akan segera tercapai," tuturnya.

    Apakah bendera Bintang Bulan akan di kibarkan pada 4 Desember besok. 
    "Masalah bendera, saya tidak menyuruh naikkan dan juga tidak melarang nya, terserah masyarakat, dan masalah bendera sudah diatur dalam MoU dan telah di bahas oleh DPR Aceh," pungkasnya.(Mw)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini