• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gubernur Aceh Ubah Alokasi Dana Rp200 M Tanpa Persetujuan DPRA

    Arief Salman
    Jumat, 31 Desember 2021, 12:04 WIB Last Updated 2021-12-31T05:10:57Z
    Gubernur Aceh Nova Iriansyah merubah dana Rp 200 Miliar dalam APBA 2020 tanpa persetujuan dari DPR Aceh.

    “Gubernur telah mengubah sendiri substansi APBA TA 2020 dengan memunculkan dan menambah alokasi Rp200 milliar tanpa persetujuan DPRA,” ungkap Tarmizi dalam laporannya, Kamis, 30 Desember 2021 di Gedung DPR Aceh, Banda Aceh.

    Temuan ini diungkap ketua Pansus LHP BPK RI Tarmizi SP, Dana Rp 200 milliar tadi, tertuang dalam Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada 8 pemerintah kabupaten dan kota. Ini berdasarkan Pergub 31 Tahun 2020.

    Delapan kabupaten dan kota itu yakni: Gayo Lues (Rp20 milliar), Nagan Raya (Rp35 milliar), Pidie (Rp20 milliar), Kota Banda Aceh (Rp15 milliar), Kota Langsa (Rp15 milliar), Kota Subulussalam (Rp40 milliar), Aceh Timur (Rp 30 milliar) dan Aceh Utara (Rp25 milliar).

    Kebijakan tadi tidak tercantum dalam APBA tahun anggaran 2020 yang ditetapkan berdasarkan Qanun Nomor 12 Tahun 2019, tentang APBA TA 2020 dan Pergub Aceh Nomor 80 Tahun 2019, tentang Penjabaran APBA TA 2020. 

    Kata Tarmizi, terbitnya Pergub Aceh Nomor 31 Tahun 2020, bertentangan dengan peraturan perundang undangan lain. Karena yang boleh dianggarkan Gubernur Aceh tanpa persetujuan DPRA, hanya alokasi yang terkait dengan Pandemi Covid-19.

    “Karena itu, kami meminta dan merekomundasikan berbagai temuan Pansus LHP BPK RI ini kepada pimpinan DPR Aceh dan Gubernur Aceh untuk diteruskan kepada aparat penegak hukum,” tegas Tarmizi.***
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini