• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Korupsi Dana Desa, Keuchik Blok Bengkel Sigli Dijebloskan ke Penjara

    Arief Salman
    Jumat, 24 Desember 2021, 18:29 WIB Last Updated 2021-12-24T11:30:14Z
    Kejaksaan Negeri Pidie penangkapan dan penahanan terhadap tersangka A Bin AA yan kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) pada Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Jumat (24/12/2021).

    A Bin AA merupakan Keuchik Gampong Blok Bengkel diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2016-2019 pada Gampong Blok Bengkel Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.

    Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Gembong Priyanto, S.H, M.Hum mengatakan, Setelah  dilakukan pemeriksaan  sebagai  tersangka  kemudian  untuk menghindari tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti lalu sekitar pukul 15.00 wib tersangka dilakukan penahanan  dan dititipkan di Polres Pidie.

    Dikatakan, tersangka selaku Keuchik Gampong Blok Bengkel Kec. Kota Sigli Kabupaten Pidie  telah melakukan perbuatan melawan hukum dalam melakukan pengelolaan keuangan Gampong dengan cara melakukan penarikan/pencairan , penyimpanan, penguasaan, penggunaan serta pendistribusian dana yang bersumber dari keuangan APBG tanpa mengikuti ketentuan hukum tentang pengelolaan keuangan Desa/Gampong dimana  setelah dilakukan penarikan dana oleh  bendahara  dana tersebut langsung diambil oleh tersangka dan digunakan sesuai dengan keinginan tersangka.

    Tak hanya itu, tersangka dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik ditemukan volumenya tidak sesuai dengan dokumen Desain RAB/gambar bangunan dan adanya kelebihan dana yang ditarik tersebut oleh Tersangka  tidak menyetorkannya kembali ke kas RKUG, akan tetapi dikuasai dan digunakan untuk kepentingan tersangka.

    Tersangka tidak menyetor terhadap pajak PPN, PPH, dan pajak galian c dan menggunakan danan Badan Usaha Milik Gampong (BMUG) untuk kepentingan pribadi.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan khusus Tim inspektorat Kabupaten Pidie Nomor : 700/35/LHAPKN- IK/2021 tanggal 30 September 2021 tentang laporan hasil Audit penghitungan Kerugian negara atas Dugaan Tindak Pidana korupsi pengelolaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Blok Bengkel Tahun Anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019 menyimpulkan telah ditemukannya kerugian keuangan negara/daerah sebesar Rp.274.863.007,75,- (dua ratus tujuh puluh empat juta delapan ratus enam puluh tiga ribu tujuh rupiah koma tujuh puluh lima sen).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini