• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Wujudkan KOTAN, BNN Kabupaten Pidie Jaya Gelar Workshop Bersama Awak Media

    Lentera Nasional@
    Rabu, 10 November 2021, 17:06 WIB Last Updated 2021-11-10T10:19:21Z
    Suasana berlangsungnya Workshop penguatan kapasitas insan media guna mendukung dan mewujudkan KOTAN, yang diselenggarakan BNN Kabupaten Pidie Jaya, (10/11).
    Pidie Jaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pidie Jaya menggelar workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk mendukung serta mewujudkan KOTAN (Kota Tanggap dari Ancaman Narkoba) di Kabupaten Pidie Jaya.

    Kegiatan sinergitas itu diikuti para insan media baik dari media Cetak, Elektronik maupun Online, dengan metode diskusi dan tanya jawab, di Aula Emirate Coffee Shoop Meureudu, Rabu (10/11).

    Kepala BNN Kabupaten Pidie Jaya AKBP Fakhrurrozi, SH melalui Kasubag Umum Fakriyadi, SHI menuturkan, saat ini ancaman penyalahgunaan narkoba terus mengikuti perkembangan zaman. Di sisi lain kuantitas SDM personel BNNK di Kabupaten sangat terbatas.

    Oleh karena itu, kata Fakhriadi, peran media sangat dibutuhkan BNNK dalam rangka ikut serta secara aktif guna mensosialisasikan mengenai bahaya Penyalahgunaan narkoba dan berbagai modus operandi melalui Media masing-masing.

    Selain itu Dia juga harapkan Media hendaknya dapat membantu pelaksanaan sosialisasi, sesuai dengan perannya.

    "Kalau tidak menggandeng media, tugas BNNK Pidie Jaya sangat berat dalam melakukan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba. Media memiliki kapasitas menyebarluaskan berbagi informasi, terutama soal bahaya narkoba sepada semua kalangan masyarakat secara luas," ujarnya.

    Menurutnya, kegiatan seperti ini nantinya akan kontinyu dilakukan untuk menghasilkan Output seperti yang diharapkan. Karena kian hari semakin banyak modus baru yang dilakukan oleh pengedar "Barang Haram" itu terhadap masyarakat.

    Sementara, Teuku Satria Mahmud selaku pemateri workshop dimaksud mengatakan, sinergitas media dengan BNN di Pijay harus ditingkatkan, tidak hanya di forum workshop saja, namun di forum lainnya.

    "Sinergitas media dengan BNN di Pijay harus ditingkatkan, tidak hanya di forum ini namun di forum lainnya. Rekan-rekan Jurnalis melalui diskusi sebelum kegiatan ini mengusulan agar BNNK Pijay tidak hanya merilis kejadian saja, tetapi juga harus ada update data supaya bisa menjadi "warning" bagi masyarakat untuk menjauhi narkoba," tuturnya.

    Ditambahkan T. Satria, ada sisi lain ada pula hal-hal yang bisa diangkat oleh media yang berkaitan dengan bahaya narkoba. Ia mentamsilkan seperti mengangkat kisah mantan pengedar atau pemakai narkoba yang telah sukses kembali "ke jalan yang benar" dan kembali bermanfaat bagi dirinya maupun masyarakat.

    Kisah-kisah seperti ini perlu diangkat, supaya menjadi contoh positif bagi masyarakat luas, bahwa mereka (para pecandu) bisa pulih dan kembali produktif, Sehingga di masyarakat tidak lagi berasumsi para penyalahguna narkoba sebelumnya tidak dicap sebagai orang yang tidak berguna dan tidak lagi produktif hingga mereka dilebelkan "sampah masyarakat", pungkasnya.

    Terpantau lenteranasional.com terhadap seluruh awak media yang hadir, BNN Pijay melakukan tes urine sebelum mengikuti workshop dengan hasil Negatif. Seluruh kegiatan pun berjalan lancar hingga disudahi dengan foto bersama.

    Kepada para peserta, BNN Kabupaten Pidie Jaya turut memberikan sertifikat dan biaya transport. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini