• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pengabdian Masyarakat Oleh Rumah Amal USK, Optimalisasi Pengelolaan Lahan Pekarangan di Desa Cucum

    Arief Salman
    Kamis, 04 November 2021, 21:27 WIB Last Updated 2021-11-04T16:11:14Z
    Banda Aceh - Pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan kolaborasi antara Rumah Amal USK dengan Dosen Fakultas Pertanian USK di Ketuai oleh Mujiburrahmad, S.P, M.Si, dengan anggotanya Akhmad Baihaqi, S.P, M.M, dan Ira Manyamsari, SP, M.Si, serta melibatkan mahasiswa dari Program Studi Agribisnis Universitas Syiah Kuala.

    Menurut Mujiburrahmad, Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Cucum Kecamatan Kuta Baro Melalui Optimalisasi Pengelolaan Lahan Pekarangan ini dilakukan berdasarkan adanya beberapa persoalan dan prioritas penanganan yang dihadapi oleh mitra seperti terbatasnya modal dalam membeli sarana dan prasaran produksi (saprodi). Salah satu contoh saprodi yang diperlukan adalah benih unggul, seperti kita ketahui bahwa salah satu faktor penting yang menentukan tingkat hasil tanaman adalah benih. 

    Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim  menentukan tingkat hasil tanaman. Meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya akan rendah.

    Selanjutnya Mujiburrahmad menambahkan, selain bantuan saprodi juga dilakukan pelatihan penggunaan media tanam yang ramah lingkungan dan memberikan pemahaman mengenai manajemen usaha yang benar. 

    Harapannya dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya.  

    Rina Suryani Oktari, yang mewakili Direktur Rumah Amal menyampaikan bahwa program ini merupakan program awal dari pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa.

    Ditambahkan, sejak tahun 2016 Rumah Amal sudah melaksanakan berbagai macam program, namun dalam program pemberdayaan masyarakat belum banyak dilakukan. Dalam pelaksanaannya, Rumah Amal mengajukan 26 proposal dan alhamdulillah tembus 14 proposal. Karena program ini adalah program zakat, jadi salah satu kriterianya adalah mereka yang wajar menerima zakat,” kata Rina Nurhayati, selaku salah satu warga mewakili masyarakat Desa Cucum mengatakan, dengan adanya program ini sangat membatu masyarakat di masa pademi seperti sekarang ini, dan dia berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan oleh Rumah Amal USK. (Lia)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini