Breaking News

Belum Penuhi Syarat, Dinas PUPR Lhokseumawe Engan Bayar Anggaran Rekanan Senilai 1,6 M

Lhokseumawe| Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe engan membayar sisa pekerjaan Pembangunan Gedung Kesenian Kota Lhokseumawe Tahap II Tahun Anggaran 2019. Senilai Rp1.679.500.000 kepada CV Muhillis & Co dengan dalih belum lengkap administrasi.

Pantauan media dilokasi Pembangunan Gedung Kesenian Kota Lhokseumawe, Saptu (16/10/2021), terdapat di beberapa titik retakan dinding bangunan dan kaca yang pecah hingga plafon yang jatuh dengan sendiri Serta kebocoran di beberapa bagian

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe (PUPR) melalui pesan WhatsApp, mengatakan hal tersebut dilakukan PUPR Lhokseumawe dikarnakan pihak rekanan dari CV Muhillis & Co belum memenuhi syarat administrasi.

“Masih kurangnya kelengkapan administrasinya untuk dilakukan pembayaran,belum memenuhi persyaratan untuk dibayar, kalo bisa coba liat kondisi gedung DKA,”ucapnya.

Terpisah, Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam, saat dikonfirmasi membantah bahwa semua penyataan Kepala Dinas PUPR pada pihaknya tidaklah benar. Pihaknya telah selesai melakukan tahap pembangunan berdasarkan berita serah terima pekerjaan No.206/BAST/2020 tanggal 12 Februari tahun 2020. 

Namun saat disinggung kelayakan bangunan terkait retakan yang timbul. Ia berdalih bahwa bagian yang retak tersebut diluar dari pekerjaannya.

“Kalo plafon itu pasti dicuri,tapi kalo retakan dinding yang diluar itu saya tidak tau karena bukan kami yang bangun”, ucap Rustam.
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini