• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kadisdikbud Bireuen Buka Loka Karya 0 Diinisiasi P4TK IPA Kemdikbud-Ristek

    Lentera Nasional
    Senin, 25 Oktober 2021, 15:26 WIB Last Updated 2021-11-01T03:35:34Z
    Kadisdikbud Kabupaten Bireuen M. Almuttaqin, S.Pd, M.Pd saat menyampaikan sambutan dan membuka seacara resmi Loka Karya 0, (25/10).
    Bireuen - Puluhan peserta dari sekolah penggerak di Kabupaten Bireuen mengikuti Loka Karya 0 bersama pembimbing dari Dirjen P4TK IPA Kemdikbud-Ristek RI, berlangsung di Aula Hotel Maligoe Kabupaten Bireuen.Cot Gapu, Senin (25/10) 2021.

    Acara tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen M. Almuttaqin, S.Pd, M.Pd, didampingi Kabid GTK Surya, S.Pd, M.Pd, dan dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen T. Murtada Banta, S.Sos yang diwakili Iswandi, S.Pd, M.Pd., serta sejumlah undangan.

    Dalam sambutannya, Al-Muttaqin mengungkapkan harapannya, kelak, pada Tahun 2024 terwujud Sekolah Penggerak 60% untuk semua jenjang pendidikan di Kabupaten Bireuen.

    Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

    Program Sekolah Penggerak berfokus juga pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

    "Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia nantinya menjadi Program Sekolah Penggerak," ujar Kadisdikbud Bireuen.

    Kadisdikbud itu berujar, semua pemangku kepentingan bersama Kemendikbud perlu berkomitmen secara bergotong royong menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran. Inovasi-inovasi ini harus relevan dan berdampak baik untuk mencapai tujuan utama kita semua, yaitu peningkatan kualitas belajar murid Indonesia.

    Sementara Kabid GTK, Surya, S.Pd, M.Pd., kepada lenteranasional.com merincikan, para peserta Loka Karya 0 yang diinisiasi Dirjen P4TK IPA Kemdikbud-Ristek RI berpersertakan 10 Kepala Sekolah SD Penggerak, 3 TK dan 6 SMP serta 11 pengawas Sekolah.

    Untuk Pelatih Ahli, lanjutnya panitia menghadirkan Mulyadi, S.Fhil, MA., yang memaparkan topik "Penggerak menggunakan lembar tugas diri tentang sekolah idaman. Membuat peta harapan dan kekhawatiran ditambah Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah membuat komitmen".

    Sebelumnya, Zulfikar, SP., menyajikan mengenai pelatihan Perkenalan peserta lokakarya dan pendamping Program dan Mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi serta Pemetaan aktor-aktor yang mendukung proses belajar.

    Sedangkan Ety Muchlesi Yeni, M.Pd., mengupas tuntas perihal Sekolah Penggerak beserta perannya Mengenakan Lembar Identifikasi Diri tentang alasan/ motivasi dan menjadi pendidik serta Review materi tentang aktor-aktor dalam Program Sekolah.

    Tampak kegiatan berlangsung dengan mengkedepankan prokes Covid-19. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini