Breaking News

Jalan Akses Desa Gunci Aceh Utara Butuh Perhatian Pemerintah

Aceh Utara - Jalan rusak parah di Desa Gunci Kemukiman Sawang Selatan Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara butuh perhatian khusus. Kamis (7/10/2021).

Aceh adalah salah satu daerah penghasil komoditas pertanian, sehingga membutuhkan akses jalan yang baik untuk mengeluarkan hasil pertanian dari desa menuju kota-kota. 

Jalan tersebut juga menjadi penghubung antar 2 kabupaten Birueun - Bener meriah, dengan keseluruhan jumlah penduduk 3200 orang, dan Jumlah  kartu tanda penduduk 715 jiwa.

tampaknya kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Indonesia, Kondisi jalan di Gampong Gunci masih mengkhawatirkan bagi sebagian pengendara yang melintas.

Jalaluddin (65), yang merupakan tokoh Gampong Gunci - Sawang menjelaskan kondisi jalan yang ternyata sudah belasan tahun mengalami kerusakan parah, jalan ini dari saya lahir sampai sekarang tak pernah tersentuh aspal. 

Jalan sepanjang gampong tersebut terlihat rusak parah dengan kondisi berbatu dan licin karena sebagian telah berlumut. Sepanjang jalan juga terlihat beberapa lubang. Di musim hujan, pengendara tentu perlu sangat berhati-hati melewati jalan tersebut.

Menurut Jalaluddin, warga kerap menyewa kendaraan khusus untuk mengeluarkan hasil pertanian mereka ke kota, karena sulit mengangkut hasil panen dengan kendaraan roda dua. Sehingga, warga harus mengeluarkan biaya yang lebih besar.

“Padahal jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga setempat untuk melakukan aktivitas terutama menjual hasil-hasil komoditi ke wilayah kota. Terakhir tahun 2007 dilakukan pengerasan jalan, kalau tidak salah saya. Semenjak itu tidak ada lagi perbaikan dari pihak terkait maupun pemerintah, kalau begini terus kasian masyarakat yang jual hasil alam dari sini harus berjuang mati-matian,” ujarnya.

Jalaluddin mengatakan, dengan kondisi jalan saat ini, kendaraan roda dua atau roda empat yang melintas sering mengalami kendala. Itu sebabnya, sebagian warga lebih memilih menyewa kendaraan khusus dengan mengeluarkan biaya transportasi lebih besar ketimbang memakai kendaraan yang ada.

Kendaraan biasa yang lewat sini sering rusak, dan lebih parah lagi didaerah tersebut  jalan ini sering kecelakaan karena di tanjakan berbatu saat itu juga ada guru yang jatuh disini, kan sangat disayangkan apa lagi itu tenaga pengajar,” ungkapnya.

Warga berharap kepada pemerintah dan instansi terkait agar memperhatikan keluhan warga setempat demi menunjang perkembangan ekonomi petani di desa setempat.

Sementara itu, Abd Rahman, S.Sos selaku Camat Sawang, yang dihubungi melalui via panggilan telpon mengatakan, seharusnya jalan itu sudah diperbaiki, tapi gagal terealisasi karena anggarannya dialihkan untuk penanganan covid-19.

“Sudah kami naikkan ke Banda Aceh lewat dewan Tantawi, namun anggarannya sudah dialihkan untuk Covid. Kalau tidak, sudah diperbaiki jalan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, wartawan juga menghubungi Kabid bidang jalan Dinas PU Kabupaten Aceh Utara, Muhammad. Via WhatsApp, Kamis (7/10/2021), Muhammad mengarahkan untuk bertanya ke bagian program dinas tersebut.

“Dimaklumi … jalan Sawang Gunci Paya Rubek kan?, Konfirmasi langsung ke bagian program,” balasnya singkat.

T Anwar, di bagian program, saat di konfirmasi via WhatsApp, belum bisa memberikan jawaban pasti. “Biar kami cek dulu bang, ada apa tidak program tersebut,” jawabnya.
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini