Breaking News

Temukan Masalah Pendistribusian KKS-PKH, Kadinsos Bireuen: Harus Tuntas Seminggu

Suasana berlangsungnya Rapat Koordinasi KKS-PKH Dinsos Bireuen, (22/9).
Bireuen - Dinas Sosial Kabupaten Bireuen menggelar Rapat koordinasi Evaluasi pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera Program Keluarga Harapan (KKS-PKH) pada Rabu, 22 September 2021, berlangsung di Aula Sekdakab lama Kota Juang.

Rakor yang diikuiti 120 pendamping PKH tingkat kecamatan se-kabupaten Bireuen tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Mulyadi, SE, MM., didampingi sejumlah jajarannya serta pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) kantor cabang Bireuen Sandy Rahmat Soleh.

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat itu, Kadinsos tampak alot menginventarisir dan membahas sejumlah persoalan yang diahadapi petugas dalam pendistribusian kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lapangan.

Seperti adanya penerima yang telah meninggal dunia, tidak ditemukannya penerima di Desa setempat, Keluarga Broken Home (KDRT) hingga si penerima hengkan dari rumah yang hingga kini belum kembali, dan problematika lainnya di sejumlah Desa-Desa.

Mulyadi berpesan kepada seluruh petugas supaya segera menindaklanjutinya dengan mencarikan solusi terbaik sesuai peraturan yang berlaku dan ditergetkan harus tuntas pada minggu ke empat di Bulan September 2021 ini.

Beranjak dari sejumlah rekapatulasi laporan pendamping PKH di lapangan yang Update distribusi KKS PKH per 21 September 2021, terdapat sejumlah masalah dengan uraian seperti, KPM dengan NIK berbeda, kasus KPM meninggal dunia tanpa ahli waris, ditambah KPM golongan mampu atau golongan Sejahtera.

Berikut juga persoalan KPM berada di luar daerah atau luar negeri yang merantau, sementara KPM tidak ditemukan sebanyak 6 KPM, hingga KPM tidak hadir pada saat pendistribusian atau yang berstatus masih proses distribusi terdapat sebanyak 783 KPM.

Selain permasalahan tersebut, lanjut Pria yang pernah menjabat Kadishub Bireuen itu, terdapat beberapa KPM yang lengkap dan KKS nya tidak terdistribusi karena pengurusnya meninggal dunia namun bantuannya tetap disalurkan kepada ahli waris yang bersangkutan. Namun yang membanggakan terdapat pada 2 kecamatan yang tercatat tanpa masalah yaitu Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam.

Terakhir dirincikan yaitu terhadap KPM tidak hadir pada saat pendistribusian atau yang masih dalam proses distribusi tersebar di beberapa Kecamatan dalam wilayah kabupaten Bireuen mulai Kecamatan Jangka berjumlah 747 KPM, Peusangan 31, Jeumpa 27, Peudada 14, berikut Kecamatan Kuala serta Kecamatan Peusangan Selatan. tutup Kadinsos Mulyadi. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini