• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemkab Bireuen Peringati HARDIKDA ke-62

    Lentera Nasional
    Senin, 06 September 2021, 19:48 WIB Last Updated 2021-09-06T14:33:31Z
    Suasana Pelaksanaan Upacara HARDIKDA ke-62 di Pendopo Bupati Bireuen, (6/9).
    Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar upacara Peringatan ke-62 Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) Aceh, Senin (6 September 2021).

    Hardikda dengan tema "Dengan Merdeka Belajar Prestasi Tumbuh dan Tangguh Menuju Aceh Caroeng" itu berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin (6/09/2021).

    Bupati Bireuen Dr, H, Muzakkar A. Gani, S. H., M. Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara, dalam amanatnya disampaikan, Peringatan Hardikda yang ditetapkan pertama kali pada tanggal 2 September 1959 merupakan tonggak dan pendorong berkembangnya pendidikan Aceh.

    "Momentum Hardikda hadir dengan sejumlah makna, salah satunya sebagai wahana introspeksi diri atas program-program pendidikan yang sudah kita capai, atau yang sedang kita jalankan, dan yang akan kita tuntaskan dalam waktu dekat," sebut Bupati.

    Pada situasi apapun, pendidikan tidak boleh berhenti. Karena pendidikan diibaratkan seperti nafas dalam kehidupan dan menentukan masa depan bangsa ini.

    "Pendidikan diibaratkan seperti nafas dalam kehidupan dan menentukan masa depan bangsa ini. Apakah menjadi bangsa yang beradab, cerdas dan siap berkompetisi di era globalisasi, atau justru sebaliknya," papar Muzakkar A Gani.

    Sejauh ini, Pemerintah Aceh melalui program Aceh Carong telah bekerja semaksimal mungkin demi memastikan hadirnya pendidikan yang berkualitas secara merata di seluruh Aceh, agar generasi muda Aceh memiliki daya saing di tingkat nasional dan regional.

    Selama empat tahun menjalankan Visi Aceh Hebat, sudah terdapat banyak capaian yang diraih, diantaranya Indeks pembangunan manusia meningkat dari 70,60 persen menjadi 71,99 persen.

    Artinya, secara umum dapat disimpulkan, tingkat kemajuan yang positif telah dicapai.
    Catatan tersebut tentunya dengan mengecualikan preseden global yang menimpa seluruh dunia yaitu pandemi Covid-19 yang dampaknya telah dirasakan.

    Melalui Pendidikan Tangguh dan Tumbuh, diharapkan Aceh akan mampu tampil sebagai role model pendidikan di Indonesia.

    Kegiatan itu dihadiri Forkopimda, Sekda Bireuen, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPK dan Unsur dari Pendidikan lingkup Pemkab Bireuen. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini