Breaking News

Melalui Aspirasi HRD, Keude Peulimbang Menuju Kota Tanpa Kumuh

Ketua dan Sekretaris KSM KOTAKU Keude Peulimbang, pada Pengerjaan salah satu Jalan Rabat Beton, (27/9).
Bireuen - Program strategis pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam mewujudkan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) akhirnya dirasakan langsung masyarakat di Desa Keude Peulimbang Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.
Tampak Proses pengerjaan Saluran dan Jalan Rabat Beton di Keude Peulimbang, yang bersumber dari program KOTAKU bantuan Kementerian PUPR-RI melalui Aspirasi HRD.
Desa Keude Peulimbang merupakan salah satu penerima manfaat Program Kotaku dari Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2021 melalui aspirasi anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 asal Aceh H. Ruslan M Daud (HRD) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Syahabuddin, SP, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pada program KOTAKU di Keude Peulimbang mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dirinya dipercayakan sebagai penanggungjawab dalam pengawasan terhadap jalannya kegiatan yang meliputi pembangunan Jalan rabat beton, Saluran, Pipanisasi dan Sanitasi air bersih, serta Paving blok. Semua item tersebut sedang dalam tahap pengerjaan dan semoga dalam pengerjaan bisa lancar serta sukses tanpa hambatan apapun.

Dikatakan Syahabuddin, sarana yang terdapat didalam program KOTAKU itu sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Ia mencontohkan program Pipanisasi. program tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat, karena sebelumnya masyarakat di Keude Peulimbang tidak bisa menikmati air bersih yang Higenis dengan memadai. Kini, kualitas air bersih seperti yang diidamkan sudah dapat dinikmati dan dirasakan langsung masyarakat setempat.

"Sarana didalam program KOTAKU ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Seperti Pipanisasi, program tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat, karena sebelumnya masyarakat di Keude Peulimbang tidak bisa menikmati air bersih yang Higenis dan memadai. Kini, kualitas air bersih seperti yang diidamkan sudah dapat dinikmati dan dirasakan langsung masyarakat setempat," tutur Syahabuddin

Dijelaskan Syahabuddin atau lebih populer di kalangan publik dengan sapaan "Pak Guru" didampingi Sekretarisnya Marzuki, S. Kom, untuk melaksanakan pekerjaaan pembangunan tersebut secara serentak, otomatis telah membuka peluang kerja terhadap sedikitnya 49 orang yang berasal dari kalangan masyarakat setempat.

Sementara Marzuki, S.Kom, selaku sekretaris KSM mengatakan, item pekerjaan KOTAKU di Keude Peulimbang telah berjalan selama tiga Minggu per Senin 27 September 2021 dan progres pekerjaan ditaksir sudah mencapai 60% dari keseluruhan.

Menurutnya, untuk seluruh pekerjaan Ia menargetkan pekerjaan akan rampung dikerjakan dalam rentang waktu satu bulan kedepan.

"Pekerjaan item KOTAKU di Keude Peulimbang telah berjalan selama tiga pekan hingga Senin 27 September 2021, hari ini. Dan progres pekerjaan kami taksir sudah mencapai 60% dari keseluruhan. Kita target seluruh pekerjaan akan rampung dalam waktu satu bulan kedepan," beber Pemuda bergelar sarjana komputer tersebut.

Ridwan selaku Sekdes Keude Peulimbang mewakili masyarakatnya mengucapkan terimakasih kepada H. Ruslan M Daud (HRD) karena telah berpartisipasi nyata melalui program KOTAKU yang diupayakannya ke Desa mereka.

Ia pun berharap semoga Bantuan itu bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat khususnya dan Kecamatan Peulimbang secara umumnya. Karena Desanya merupakan pusat jual beli (pasar tradisional) bagi masyarakat sekitar.

"Mewakili Masyarakat, kami sangat berterimakasih kepada H. Ruslan M Daud (HRD) karena telah berpartisipasi nyata melalui program KOTAKU yang diupayakannya ke Desa Keude Peulimbang. Semoga sarana dari Bantuan ini semua bermanfaat untuk peningkatan ekonomi dan kemaslahatan masyarakat Desa kami khususnya dan Kecamatan Peulimbang secara umumnya. Karena Keude Peulimbang merupakan pusat jual beli (pasar tradisional) bagi masyarakat sekitar," ungkap Ridwan.

Ia juga tidak menafikan jika masyarakat menyambut kehadiran KOTAKU dengan penuh sukacita. Harapannya dengan ada Program Padat Karya terutama dimasa pendemi Covid-19 ini dapat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan ekonominya berupa upah kerja. Karena sebagian masyarakat terdampak Covid-19 diantaranya mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta penurunan malah hingga ada yang kehilangan pendapatan.

Selain itu pula, dengan ada infrastruktur dari program KOTAKU hendaknya kelak dapat merubah nuansa kumuh yang dulunya menjerat Keude Peulimbang, kedepannya bisa menjadi daerah indah, ramah lingkungan sehingga sedap dipandang mata dan nyaman bagi masyarakat, ucap Ridwan mengakhiri. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini