Breaking News

"Historical Day" Mukhlis Takabeya Lulus Sidang Sarjana Hukum, Nilai Memuaskan

H. Mukhlis, SH, foto bersama dengan Dekan FHS-UNIKI serta jajaran, (2/9).
Bireuen - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Daerah Aceh (HARDIKDA) ke-62 pada Kamis (2 September 2021), bagi Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Grup ini merupakan "Historical Day". Mengapa tidak, hampir empat tahun menempuh studi pada Program Studi Hukum Fakultas Hukum dan Syariah Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (FHS UNIKI), dengan meyakinkan Ia lulus sidang sarjana dengan predikat sangat memuaskan.
Foto Bersama dengan Background Kampus Utama UNIKI.
Mukhlis yang tercatat sebagai salah satu mahasiswa FHS-UNIKI dengan NPM 17500155 itu mampu mempertahankan karya ilmiah skripsinya yang berjudul "TINJAUAN HUKUM TERHADAP PELAKSANAAN KEWENANGAN GAMPONG PADA DAERAH ASIMETRIS  DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN" dihadapan para penguji yang terdiri atas, Dr. T. Rasyidin, M.H, Syah iskandar, M.H, Ade Soraya, M.H dan Rifqi, M.Kn.

Kelulusannya tersebut berhasil mengantongi indek prestasi Komulatif (IPK) 3,37, Mukhlis mampu mempertahankan Inti yang dikaji oleh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Bireuen ini.

Masalah implementasi ke-tatanegaraan dalam aspek good government pada pemerintahan yang dijalankan oleh Desa, Khususnya penerapan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan faktor terbitnya Undang-undang tersebut.

"Kebetulan saya mengambil kasus di Desa Blang Tingkeum Kota Juang Bireuen. Ternyata keberhasilannya membangun PT. Takabeya perkasa Group yang kami mulai dari nol hingga kini sudah maju dan telah bisa bersaing setingkat Nasional, ternyata tidak seberat perjuangan mempertahankan Skripsi pada sidang kemarin," aku Mukhlis.

Wakil Dekan FHS-UNIKI Syah Iskandar, SH, MH menjawab lenteranasional.com mengapresiasi keberhasilan sang 'Petarung dari Selatan'.

"Sudah pasti, hasil yang diperoleh ini dapat membanggakan keluarga besar H. Mukhlis bin Cut Hasan bin Syeikh Mahmud bin Syeikh Abbas bin Syeikh Fauzi Hadramaut, atau akrab disapa H. Mukhlis Takabeya. Kita mengapresiasi beliau," ungkap Syah Iskandar.

Lelaki kelahiran Gampong Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen pada 17 April 1972, yang juga lulusan Diploma Tiga jurusan Teknik Sipil di Politeknik Lhoseumawe dan Alumnus MIS Alue Krueb, kini resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (SH), tegasnya.

Mudah-mudahan anugerah dari perjuangan beliau yang tak pernah merasa lelah ini, bermanfaat bagi pribadi beliau juga mendukung karier beliau, sebut Wakil Dekan FHS, tambahnya.

Di akhir penutupan sidang, Mukhlis berkesempatan memberi kenang-kenangan untuk program studinya berupa sebuah buku Buku Biografi "Mukhlis Takabeya - Petarung dari Selatan" pungkas Syah Iskandar lagi yang juga Dosen disana. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini