Breaking News

BRIPKA Kahar Muzakkar Bangun Gedung Baru Dayah Baitunnur

Bripka Kahar Muzakkar dan keluarga serta Majlis Ta'lim di Dayah Baitunnur Gampong Cot Kuta Kecamatan Kuala, foto bersama di lokasi pembangunan gedung baru.
Bireun - Bripka Kahar Muzakkar merupakan salah satu anggota Satlantas Polres Bireuen yang bertugas di Kantor Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), membangun Kembali Dayah Baitunnur yang berlokasi di Desa Cot Kuta Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen.

Dalam perjalanannya tercatat Dayah Baitunnur itu sendiri telah berdiri sejak Tahun 1983 dan dibangun oleh Alm.Tgk. H. Ismail Syekh.
Bripka Kahar Muzakkar (Batik Coklat) didampingi Kamaruddin, S.Pd, MM., foto bersama Abu MUDI Samalanga.

Almarhum Tgk. H. Ismail Syekh adalah Ayah kandung dari Bripka Kahar Muzakkar, beliau meninggal di tahun 2004, sedangkan Almarhumah Ibundanya bernama Hj. Maryana Nurdin meninggal beberapa minggu yang lalu.

Dikatakan pria yang karib disapa Kahar kepada lenteranasional.com bahwa Dayah tersebut telah berdiri hampir 38 tahun dan sempat vakum kurun Tahun 2007 setelah meninggalnya Tgk. H. Ismail Syekh.

Selanjutnya pada Tahun 2015 Bripka Kahar Muzakkar Bersama ibunya Hj. Maryana Nurdin dibantu oleh H. Ridwan YS, S. Sos dan anggota keluarganya yang lain berinisiatif untuk menghidupkan kembali dayah tersebut seiring kebutuhan masyarakat yang terdiri dari anak-anak, remaja, ibu-ibu maupun kaum pria dewasa yang berasal dari Gampong (Desa-red) Cot Kuta dan Geulanggang Kulam Kecamatan Kuala terhadap Pendidikan Dayah.

"Seiring dengan bertambahnya santri yang terdiri dari anak-anak sejumlah 80 orang, remaja 40 orang, pengajian ibu-ibu 160 orang dan pengajian khusus orang tua 60 orang dengan fasilitas 2 balai pengajian dan 2 ruang kelas, sehingga menyebabkan seluruh santri tidak bisa tertampung dengan baik. Oleh karenanya, kami berinisiatif melakukan pembangunan gedung baru berlantai dua dengan taksiran daya tampung 200 orang," terang Kahar Muzakkar.

Ia menjelaskan jika Panitia Pembangunan dan pengelola Dayah juga berada dibawah bimbingan Tgk. H. Muhammad Ishaq (Abon Cot Tarom) dan Drs. Tgk. H. Jamaluddin Idris, dibantu oleh Keuchik Desa Cot Kuta dan Geulanggang Kulam ditambah perangkat kedua Desa tersebut yang baru-baru ini Dayah Baitunnur telah melakukan Seremonial peletakan batu pertama pembangunan Gedung dimaksud, turut dihadiri oleh seluruh santri dan jamaah ta'lim bapak-bapak dan ibu-ibu pengajian.

Abon Cot Tarom bersama Drs. Tgk Jamaluddin Idris mengungkapkan sangat mendukung dan siap membimbing dan mengarahkan seluruh panitia Dayah serta Tengku-Tengku untuk berkontribusi terutama dalam rangka membangun Pendidikan Dayah agar tercapainya tujuan Pendidikan agama bagi anak-anak dan seluruh masyarakat. Dukungan Penuh juga diberikan oleh Tgk. H. Hasanoel Bashri HG atau populer disebut 'Abu MUDI Samalanga', sehingga kami semakin termotivasi," Ujar Kahar.

Jadi, lanjut Polantas Berpangkat Brigadir Kepala itu, kita harus berpikir apa yang akan kita bawa pada saat kita meninggal kelak, Amal dan Sedekah Jariyah apa yang akan menemani kita nantinya.

Bripka Kahar Muzakkar juga tidak menafikan bahwa Ia pun sangat berharap adanya atensi serta partisipasi dari Pemerintah Daerah.

Pria berparas manis itu pula turut mengajak seluruh masyarakat yang ingin membantu pembangunan Gedung Dayah Baitunnur bisa berkunjung langsung ke tempat melihat progress pembangunan, serta jika siapapun ingin menyumbang bisa langsung ke panitia pembangunan Dayah Baitunnur.

"Mari sama-sama kita berkontribusi untuk bekal kehidupan akhirat kita kelak, karena sesuai Sunnatullah, tiga hal penting yang akan dapat menyelamatkan kita nanti, yaitu Sedekah Jariyah, Anak yang shaleh dan Ilmu yang bermanfaat," pungkas Bripka Kahar Muzakkar.

Kamaruddin, S.Pd., MM yang merupakan salah satu Abang kandung Bripka Kahar Muzakkar berprofesi sebagai ASN Pemkab Bireuen dan menjabat Kepala UPTD. Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Jeunieb serta Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menjawab lenteranasional.com mengatakan bahwa Adiknya Bripka Kahar Muzakkar memang sangat mencintai Pendidikan Dayah. Hal itu dibuktikan Kahar dengan selalu menyumbangkan gaji pribadinya untuk mencukupi segala biaya operasional Dayah Baitunnur.

"Adik kami Kahar Muzakkar sangat mencintai Pendidikan Dayah. Selama ini Ia selalu menyumbangkan gaji pribadinya untuk mencukupi segala biaya operasional Dayah Baitunnur. Disamping itu, Kahar Muzakkar pula selalu berkoordinasi dengan seluruh anggota keluarga dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pada Dayah dimaksud, serta dibantu penuh oleh H. Ridwan YS, S.Sos dan Ibu Rahmawati yang merupakan owner Hotel Syariah Grand Jamee Medan. Sehingga seluruh biaya operasional Dayah bisa terpenuhi," ungkap Kamaruddin.

"Saat ini kita berharap agar pembangunan Gedung dua lantai di Dayah ini bisa segera rampung, sehingga kegiatan pendidikan dan pengajian bisa terlaksana dengan baik dan santri bisa belajar dengan nyaman. Alhamdulillah saat ini kami dibantu oleh Tim Teungku (Ustadz-red) dari YPI Dayah Darussa’dah Abon Cot Tarom yang dikomandoi oleh Tgk. Mahmudi dan beberapa rekan lainnya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi untuk menghidupkan Kembali Dayah Baitunnur. Karena pada prinsipnya hidup di dunia ini hanya sementara, sementara akhirat adalah selamanya," imbuh Pak Dosen Kamaruddin. yang merupakan sebagai kandidat Doktoral (S-3) pada salah satu Universitas ternama di Indonesia. (*)
© Copyright 2022 - Lentera Nasional - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini