• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Perdana, DPM-PTSP Bireuen Latih Para Pelaku Usaha

    Lentera Nasional
    Rabu, 04 Agustus 2021, 21:03 WIB Last Updated 2021-08-06T15:04:39Z
    Novi Putri, SE, Kabid Pengendalian Pelaksana dan Informasi penanaman modal DPM-PTSP Kabupaten Bireuen, (4/8).
    Bireuen - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bireuen bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar Bimbingan Teknis Tata Cara Penyampaian LKPM Online Perizinan Berusaha di Hotel Fajar, Kota Juang Bireuen, Rabu (4 Agustus 2021).

    Kapala DPM-PTSP Bireuen Bob Mizwar, S.STP, MM melalui Novi Putri,SE selaku Kabid Pengendalian Pelaksana dan Informasi penanaman modal kepada wartawan mengatakan, untuk tahap perdana, pelaksanaan Bimtek tersebut di Kabupaten Bireuen berlangsung dari tanggal 1 dan 2 Agustus diikuti 45 peserta. Kemudian, tahap II yaitu pada tanggal 4 dan 5 Agustus dihadiri oleh 46 peserta. Adapun peserta, sebut Novi berasal dari para Pelaku lintas usaha yang berada di Kabupaten Bireuen.

    Dikatakannya, Laporan Kegiatan Penanaman Modal sangat menentukan pertumbuhan ekonomi daerah, karena, selain berfungsi sebagai sarana menyampaikan laporan realisasi investasi, hal itu juga berfungsi sebagai sarana komunikasi antara BKPM dengan pelaku usaha.

    "Laporan Kegiatan Penanaman Modal sangat menentukan pertumbuhan ekonomi daerah, karena, selain berfungsi sebagai sarana menyampaikan laporan realisasi investasi, namun juga berfungsi sebagai sarana komunikasi antara BKPM dengan pelaku usaha," tutur Kabid Kabid Pengendalian Pelaksana itu.

    Menurutnya, pihak DPM-PTSP BIreuen ingin mengetahui sejauh mana para pelaku usaha ini bisa mengisi LKPM, terutama laporan Triwulan.

    "Untuk pelaporan Triwulan I (Januari-April), LKPM baru dapat disampaikan pada tanggal 1 hingga paling lambat tanggal 10 April 2021. Kemudian laporan Triwulan II (April-Juli) pada tanggal 1 sampai 10 Juli 2021, laporan LKPM Triwulan III (Juli- Oktober) dilakukan mulai tanggai 1 sampai dengan 10 Oktober 2021. Selanjutnya Triwulan IV (Oktober-Januari), laporannya mulai 1 sampai 10 Januari tahun berikutnya," urainya.

    Lebih lanjut Novi Putri, mengungkapkan pelaku usaha belum banyak yang paham tentang adanya kewajiban lapor dan juga belum paham tentang bagaimana tata cara melaporkannya.

    "Setiap pelaku usaha yang sudah mempunyai akun oss.go.id, dia akan diberikan hak akses untuk membuat laporan LKPM nya melalui Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE)", pungkas Novi Putri, SE. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini