• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    In House Training UNIKI Diisi Sekretaris LLDIKTI XIII Aceh

    Lentera Nasional
    Sabtu, 14 Agustus 2021, 11:50 WIB Last Updated 2021-08-14T04:50:44Z
    Dr. Muhammad Ilham Maula, ST, MT., Didampingi Warek III UNIKI Drs. Win Konadi, M.Si., saat mengisi kegiatan In House Training, (14/8).
    Bireuen - Rangkaian kegiatan "In House Traning" bagi Pimpinan, Dosen dan Tendik Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) yang berlangsung 11-14 Agustus 2021 di Aula kampus tersebut, juga ikut menghadirkan Sekretaris LLDIKTI XIII Aceh, Dr. Muhammad Ilham Maulana, ST, M.T.

    Kegiatan dengan mengusung tema “Membedah Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)” itu diikuti peserta dengan antusias, Sabtu (14 Agustus 2021).

    Daidalam arahannya, Ilham mengajak semua pimpinan Fakultas dan Program studi termasuk sang aktor pelaksana pembelajaran yakni para Dosen untuk mencermati dan melaksanakan program pemerintah tentang MBKM ini, yang diturunkan dari Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020.

    Saat ini dan 5 tahun ke depan, prioritas Perguruan Tinggi adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul pemimpin masa depan. Dimana proses utamanya yakni pembinaan, pembelajaran, pencetakan karakter mahasiswa di Perguruan tinggi, urai lulusan doktor Kobe University Japan ini.

    Oleh karena itu, sebut Ilham, perlu bagi Perguruan Timggi dan Prodi menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti halnya lulusan mendapat pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus baik dalam bentuk magang, proyek desa dan mengajar.

    Selain itu juga, kini saatnya Dosen pula mencari pengalaman di industri atau memiliki kegiatan di kampus lain sebagai studi banding dan sebagainya.

    Program Studi dan Universitas diberi kesempatan untuk merancang kurikulum dan pembelajaran dengan konsep merdeka belajar kampus merdeka, ujar Ilham. Untuk itu semua, pemerintah telah menyiapkan insentif dan anggaran yang cukup mumpuni dalam implementasinya secara periodic dan dikompetisikan.

    "Ada 8 (delapan) program yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek (Kemdikbudristek), lanjut Ilham Maulana, yang meliputi pertukaran pelajar, magang, praktik kerja, mengajar di sekolah, penelitian/ riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/ proyek independen, dan KKN tematik," urainya.

    Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah program pembelajaran yang memfasilitasi mahasiswa untuk memperkuat kompetensinya, dengan cara memberi kesempatan menempuh pembelajaran di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama dan atau pada prodi yang sama dan juga berbeda di PT yang berbeda. Mahasiswa dapat mengambil sks di luar perguruan tinggi sebanyak 2 semester (setara dengan 40 SKS), diitambah lagi, dapat mengambil SKS di prodi yang berbeda di PT yang sama sebanyak 1 semester (setara dengan 20 SKS), sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020, lanjut Ilham.

    Namun, untuk dapat megikuti program tersebut tentunya UNIKI harus melakukan penyempurnaan kurikulum dan mengimplementasikan berbagai bentuk kerja sama dengan mitra yang mendukung pelaksanaan program MBKM. Karenanya disini disebut dengan kurikulum MBKM, dilengkapi dengan panduan dan instrument yang mengikuti program seperti byang ditawarkan, baik untuk program magang/praktek kerja; Membangun desa (KKN Tematik), penelitian/riset, dan mengajar disekolah nantinya, pungkas Ilham Maulana. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini