• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Keuchik dan Camat Kota Tinjau Pedagang di Belakang PLN lama

    Lentera Nasional
    Senin, 14 Juni 2021, 14:06 WIB Last Updated 2021-06-15T10:56:30Z
    Camat Kota Juang Drs Jalaluddin, M.Si bersama Keuchik Bandar Bireuen meninjau pedagang, (14/6).
    Bireuen - Keuchik Bandar Bireuen Adnan Adam bersama Camat Kota Juang Drs Jalaluddin, M.Si, meninjau lokasi dan berinteraksi langsung dengan pedagang kaki lima yang berlokasi di seputaran jalan Jati atau tepatnya dibelakang kantor PLN lama, Senin (14 Juni 2021) pagi.

    Kedatangan dua tokoh tersebut disambut oleh para perwakilan pedagang dan larut dalam dialog ala kekeluargaan antar mereka.
    Di sela kegiatan yang bertempat di salah satu kios cendol, Tgk M Yunus (Apa Noh) mewakili para pedagang kios dalam pertemuan sesama pedagang menyebutkan, terkait pemberitaan oleh salah satu media online yang menyebutkan kios-kios disana yang katanya disewakan bervariasi dari Rp. 4 - Rp 5 Juta per unit oleh Keuchik (Kades) Bandar Bireuen merupakan tidak benar alias Bohong atau Hoax.

    "Terkait pemberitaan oleh salah satu media online yang menyebutkan kios-kios yang katanya disewakan bervariasi dari Rp. 4 - Rp 5 Juta per unit oleh Keuchik Bandar Bireuen merupakan tidak benar alias Bohong atau Hoax. Jika perlu, saya siap untuk disumpah menggunak Al-Quran bahwa kami para pedagang disini tidak pernah diminta uang sewa oleh Keuchik Adnan. Bagi kami, Pak Keuchik Adnan Adam adalah sesepuh seumpama orang tua sendiri, ditambah tempat kami mengadu bila ada masalah. Pak Kechik Adnan orangnya bijaksana dan sosial tinggi serta selalu peduli terutama terhadap kami yang mengais rezeki disini," kata Apa Noh.

    Ia sangat menyayangkan dan menyesalkan mengenai informasi miring yang ditujukan kepada Keuchik Bandar Bireuen, Adnan Adam yang hingga saat ini sangat kami kagumi.

    "Sangat kita sayangkan informasi miring yang ditujukan kepada Keuchik Adnan. Janganlah gara-gara gerobak cendol, menimbulkan isu miring terhadap Pak Keuchik," Ungkap Tgk M Yunus dihadapan Keuchik dan Camat Kota Juang disaksikan para perwakilan pedagang.

    Masih menurut M Yunus, dirinya heran, ada pula suara-suara sumbang yang tidak jelas terhadap orang yang telah secara nyata membantu mereka. Orang yang telah mengeluarkan penyataan sesat itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab serta menjurus ke fitnah yang dibalut iri dan dengki.

    Sementara Keuchik Adnan menyebut, dirinya selaku Kepala Desa Bandar Bireuen bersumpah demi ALLAH, bahwa dirinya tidak pernah meminta uang sewa seperti isu yang dialamatkan kepadanya.

    "Demi ALLAH, saya tidak meminta uang sewa seperti yang diisukan itu. Saya malah selalu berupaya membina para pedagang di sini yang sudah saya anggap bagai warga sendiri secara ikhlas. Saya menginginkan supaya semua pedagang disini dapat mengais rizki dengan tenang untuk memenuhi kebutuhannya beserta keluarga, sehingga mereka sejahtera, tetapi tidak pernah meminta uang terhadap jasa yang telah saya lakukan," ungkap Adnan yang diamini para pedagang.

    Dikatakannya, adanya pernyataan negatif terhadap dirinya, itu memang sudah menjadi konsekuensi selaku Pimpinan Pemerintahan Desa Bandar Bireuen.

    Menyikapi hal miring dimaksud, Adnan Adam menanggapinya secara santai seraya tersenyum dan menyebut dalam bahasa Aceh, "Nyan Gara gara Geureubak cindoi, (Itu gara gara gerobak cendol)," hingga menimbulkan gelak tawa para pedagang. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini