• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    TPA "Siluman" Bermunculan, Wabup Pijay Hibau Warga Sadar Kebersihan

    Lentera Nasional
    Minggu, 23 Mei 2021, 15:33 WIB Last Updated 2021-05-23T08:33:59Z
    Pidie Jaya - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) "Siluman" bermunculan di seputar wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Bebeberapa lokasi kerap dijadikan TPA “siluman” oleh warga walaupun sudah sering dibersihkan oleh Dinas terkait. 

    Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Said Mulyadi, SE, M.Si menhimbau masyarakat sadar akan kebersihan.

    "Semua masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Supaya kebersihan lingkungan, tetap terjaga dengan baik. Sudah sering himbauan dilakukan namun, masih ditemukan masyarakat yang kurang sadar akan kebersihan dan masih membuang sampah sembarangan," ungkap Wakil Bupati, sembari berharap pada  masyarakat untuk tidak mengandalkan pemerintah semata dalam penanganan sampah.

    Wakil Bupati yang akrab disapa Waled tersebut menjelaskan, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah dalam melakukan pengolahan sampah.

    Namun, banyak kendala yang dihadapi dalam pelayanan, seperti keterbatasan armada pengangkut juga sumber daya manusia. Jangan diserahkan semua kepada pemerintah," ujar Waled, Minggu (23/5/2021) kepada Lenteranasional.com

    "Jangan membuang sampah sembarang" Pesan semacam ini sudah terlalu sering kita baca dan dengar.

    Namun, kita terus membuang sampah semau kita, di mana saja dan kapan saja. Tidak ada rasa malu dan semakin membudaya. Lalu, cepat-cepat, kita cuci tangan dan berkata, Ah ada pemerintah, ada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten. Itu tugas mereka.

    Hal itu benar, tetapi jika tugas membuang sampah hanya jadi tugas mereka, lalu bagaimana konsekuensi hidup kita sebagai manusia, ciptaan Tuhan yang berakal budi? 

    Bagaimana tanggung jawab kita kepada anak cucu kelak jika mereka mengalami krisis lingkungan akibat sampah yang kita tabung di mana-mana semau kita?

    "Apapun yang dilakukan pmerintah akan sia-sia jika tidak dibartengi dengan kesadaran warganya dalam membuang sampah. Oleh karena itu buanglah sampah pada tempatnya, kalau bisa pisahkan sampah organik dan non organik," cetus Waled.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pidie Jaya, melalui Kabid Kebersihan, Reza Munaldi kepada media ini usai kegiatan gotong rotong di Pantai Wisata Islami Kuthang Trienggadeng menegaskan, pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab DLHK, tapi bersama-sama untuk menjaga Pidie Jaya bersih dan terawat.

    "Pentingnya bagi masyarakat untuk memiliki kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Penanganan sampah hanya bisa efektif bila semua elemen masyarakat sadar lingkungan. Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan serta memamfaatkan fasilitas yang sudah tersedia," Reza mengakhiri.

    Hasil pantauan Media ini, ada bebapa lokasi yang sering menjadi TPA “siluman” diantaranya, lahan kosong di pinggir jalan lintas nasional Km 144 Desa Peurade Kecamatan Panteraja, jalan Trienggadadeng–Meureudu dekat Makopolres Pidie Jaya dan Km 2,2 tepatnya Desa Meue Kecamatan Trienggadeng serta lahan kosong di Jalan lingkar komplek perkantoran Pidie Jaya samping Kantor Pengadilan Negeri Pidie Jaya Desa Manyang Cut Kecamatan Meureudu. 

    Padahal beberapa lokasi tersebut tersedia kontainer sampah, namun warga masih juga membuang sampah bukan pada tempatnya. Selain itu masih banyak lokasi lainnya dalam permukiman penduduk yang menjadikan lahan kosong, saluran air (lueng) dan sungai sebagai TPA "siluman". (Irfan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini