• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mutasar, Sang Dosen UNIKI Menjadi Assesor UKK di SMKN Taman Fajar ATIM

    Lentera Nasional
    Senin, 24 Mei 2021, 21:05 WIB Last Updated 2021-05-24T14:07:31Z
    Tim Assesor foto bersama peserta Uji Kompetensi Kejuruan, (24/5).
    Bireuen - Dosen Teknik Informatika Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) Universitas islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Mutasar, S.Kom.,M.Kom menjadi tim Assesor Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) pada jurusan Teknik Komputer dan jaringan di SMK Negeri Taman Fajar Kabupaten Aceh Timur, Senin, (24 Mei 2021).

    UKK untuk para siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan dan dilakukan sebagai tolak ukur kelulusan SMK.

    "Penyelenggaraan UKK itu diikuti 40 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan dan dilakukan sebagai tolak ukur kelulusan SMK juga sebagai indikator bahwa siswa/i sudah kompeten sebagai pakar teknik komputer dan jaringan di dunia kerja," jelas Mutasar.
    Siswa/i SMKN Taman Fajar, Aceh Timur sedang mengikuti UKK.
    "Uji Kompetensi Keahlian merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018. Penekanan kompetensi dalam uji ini bermaterikan konfigurasi server dan keamanan jaringan," urai Mutasar yang juga merupakan Wakil Dekan F-KOM UNIKI Bireuen - Aceh.

    UKK itu sendiri lanjutnya, dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia usaha/industri. Selain menghadirkan Mutasar sebagai asesor eksternal, Penyelenggaraan dimaksud juga turut dibantu oleh guru SMKN Taman Fajar, Zulkarnaini, S.Pd sebagai Assesor internal.

    Dikatakan, hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan. Sedangkan bagi stakeholder hasil UKK dijadikan sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.

    "Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 1 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta pelaksanaan Ujian sekolah dalam masa darurat pandemi COVID-19, selain ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan, peserta didik sekolah menengah kejuruan juga dapat mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tandasnya. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini