• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Disperindagkop Pidie Jaya Kembali Gelar Pasar Murah

    Lentera Nasional
    Rabu, 05 Mei 2021, 14:15 WIB Last Updated 2021-05-05T07:15:20Z
    Trienggadeng - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok (Bapok) di pasaran TV dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) 2021. 

    Pada Rabu (05/05) berlokasi di Pasar Rakyat Trienggadeng Komplek Wisata Islami Pidie Jaya Gampong Sagoe Kecamatan Trienggadeng, menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan OPM dari 4 (empat) titik pelaksanakan Pasar Murah.

    Begitu halnya di Kecamatan Jangka Buya tanggal Pada saat bersamaan Rabu (05 Mei 2021) di halaman Kantor Camat setempat juga dilaksanakan Pasar Murah.

    Selanjutnya Kamis (06/05) Pasar Murah di laksanakan  Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Bandar Dua di halaman Kantor Camat masing-masing. Jam Operasional mulai pukul 09.00-13.00 WIB.

    Barang yang dijual dalam pasar murah ini ada lima macam kebutuhan pokok.  Mulai dari gula pasir, minyak goreng, tepung, telur dan syrup untuk persiapan lebaran.

    Kadis Perindagkop Pidie Jaya, Muhammad Nasir S Pd, kepada Media ini menuturkan yang mendasari adanya pasar murah ini untuk membantu masyarakat yang kemampuan berkurang akibat pandemi Covid-19 ini.

    "Pasar murah ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat dalam menyediakan beberapa kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," ungkapnya

    Lanjut Nasir, sudah barang tentu ada perbedaan harga antara harga kebutuhan pokok yang ada di pasar dengan harga yang ada di pasar murah yang digelar Disperindagkop, karena sudah di subsidi oleh Pemkab Pidie Jaya

    “Pemkab Pidie Jaya telah menganggarkan Dana dari APBK 2021 sebesar Rp34 jutaan untuk pelaksanaan OPM ini. Kami sampaikan ke semua masyarakat untuk datang belanja di tempat ini,” ujarnya

    Adapun besaran barang yang di subsidi tersebut sebanyak Rp2.000 sampai Rp2.500 Perkilogram/ satuan, sedangkan untuk telur disubsidi Rp300 Per butir.

    Dirincikan, untuk harga jual enceran ke masyarakat pada kegiatan pasar murah tersebut yaitu Gula Pasir Rp21.000,- per 2 kilo gram, Minyak Goreng 2 Liter, Rp25.000,-  Tepung Terigu Rp20.000,- per 2 kg, Telur 1 papan Rp32.000,- dan Syrup Rp34.000,- per 2 botol.

    “Kedepan kita akan sisir semua kecamatan. Harapan kami dengan adanya pasar murah ini masyarakat tidak panik jika terjadi gejolak kenaikan harga,” tandasnya

    Nasir mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Dalam setiap aktivitas warga harus Ingat 3 M: Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. Dimana masa Pandemi Covid-19 ini belum berakhir." ingatkan Nasir

    Berdasarkan Data yang diperoleh media ini, total volume barang disediakan seluruhnya,
    Gula pasir sebanyak 11.800 kg, Syrup Kurnia sebanyak 3.960 botol, Minyak Bimoli sebanyak 8.600 liter, Telor sebanyak 45.600 butir, Tepung sebanyak 2.280 kg.

    Reporter: Irfan Sofyan
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini