• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Calon Penerima BPUM Pidie Jaya 1.158 Orang

    Lentera Nasional
    Selasa, 04 Mei 2021, 19:06 WIB Last Updated 2021-05-04T12:06:10Z
    Meureudu - Sedikitnya 1.158 pemilik UMKM di Kabupaten Pidie Jaya sudah didaftarkan secara online sebagai Calon Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 yang diadakan oleh Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM. 

    Animo pelaku usaha masih cukup tinggi untuk bisa mendapatan BLT-UMKM tahun ini. Dibuktikan sampai Selasa (04/05) masih ada warga yang datang ke kantor Disperindagkop Pidie Jaya untuk menyerahkan berkas. Padahal pendaftaran untuk tahap I sudah ditutup pada tanggal 26/04/2021 lalu.

    Berdasarkan data yang diperoleh Lenteranasional.com dari 1.158 pengusaha UMKM Pidie Jaya yang sudah terdaftar sebagai Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021, sejumlah 466 orang (40,2%) berasal dari Kecamatan Bandar Baru, Kecamatan Trienggadeng 274 orang (23,7%), Meurah Dua 133 orang (11,5%), Meureudu 82 orang (7,1%), Bandar Dua 76 orang (6,6%), Jangka Buya 68 orang (5,9%), Ulim 38 orang (3,3%) dan Panteraja 21 orang (1,8%).

    Kadisperindagkop Kabupaten Pidie Jaya, M. Nasir S.Pd menerangkan, Sejumlah 1.158 pengusaha UMKM yang telas didaftarkan tersebut merupakan mereka yang telah meyerahkan berkas persyaratan sampai dengan hari Senin, 26/04/2021. BPUM 2021 sendiri dikhususkan bagi usaha mikro yang belum mendapatkan bantuan BPUM sebelumnya.

    Lanjut Nasir, pelaku usaha yang pernah mendapat bantuan BPUM tahun lalu tidak perlu mengisi formulir (mendaftar ulang). “Yang dibolehkan mengisi formulir pendaftaran online adalah pelaku usaha mikro yang belum pernah mendaftar atau yang sudah pernah mendaftar tapi salah pengisian data,” ujarnya.

    Dengan adanya ketentuan itu, bagi pelaku usaha mikro yang sudah pernah menerima BPUM tidak perlu mendaftar lagi untuk BPUM tahun 2021. Nasir mengatakan, Bagi pelaku UMKM yang berhasil lolos seleksi, akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp1,2 juta sebagai stimulus atas usaha yang terdampak pandemi COVID-19.”cerutu Nasir

    Safwan Kabid Koperasi dan UKM Disperindagkop Pidie Jaya yang ikut mendapingi Kapala Dinas, menjelaskan bahwa Pihak dinas hanya sebagai pengusul saja, untuk lolos atau tidak menjadi kewenangan pihak Kementerin Koperasi dan UMKM Pusat.  “Saat ini kami tidak melakukan verifikasi data, kebenaran usaha dan lainnya, jika syarat lengkap langsung kami daftarkan. Petugas hanya meng-input data sesuai yang tertera di berkas yang diserahkan pemohon, jika ada kesalahan data tidak menjadi tanggung jawab petugas yang menginput.”cetusnya

    Setelah pendaftaran secara online dilakukan, selanjutnya semua data pendaftar dikirim ke Kementerian koperasi untuk diverifikasi, kemudian calon penerima bantuan akan di SK kan untuk mendapatkan bantuan," ungkap Safwan

    Jika SK penerima mamfaat BLT UMKM sudah kami terima nantinya, baru dilakukan proses pencairan. Sebelum proses pencairan tersubut Pihak Disperindagkop Pidie Jaya akan turun ke lapangan.  Tim nantinya akan menverifikasi kebenaran dan keabsahan usaha dan pelaku usaha. Jika data pemohon batuan UMKM tidak valid, maka dana tidak akan dicairkan dan dana tersebut dikembalikan ke negara.” Jelas Safwan

    Syaratnya adalah, warga yang memiliki KTP Pidie Jaya, memiliki usaha mikro dengan asset di bawah Rp 50 juta, memiliki nomor induk berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari Keuchik tahun 2021.
    Tidak sedang mengakses kredit usaha rakyat, bukan ASN, TNI/Polri, serta bukan pegawai BUMN/BUMD, dan memiliki nomor HP yang aktif.


    Repoter : Irfan Sofyan
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini