• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    STKIP BBG Mewisuda Lulusan dari Berbagai Prodi

    Lentera Nasional
    Minggu, 11 April 2021, 11:55 WIB Last Updated 2021-04-11T04:57:04Z
    Banda Aceh - Sejumlah 230 lulusan dari berbagai prodi di wisuda pada STKIP BBG. Demikian laporan yang disampaikan Kabag Humasnya, Hendra Kasmi. Rincian kelulusan tersebut terdiri dari Pendidikan Bahasa Indonesia 18 lulusan , Pendidikan Matematika 12 lulusan, Pendidikan Bahasa Inggris 19 lulusan, PG PAUD 90 lulusan, PGSD 59 lulusan, Pendidikan Jasmani 32 orang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (10/4/2021) di aula kampus setempat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.


    Wakil Ketua I Bidang Akademik Miksalmina, M.Mat. menyatakan bahwa sudah cukup banyak capaian yang telah diraih oleh kampus BBG. Capaian tersebut di antaranya kampus BBG sudah terakreditasi B baik institusi maupun semua Prodi di lingkungan kampus setempat. BBG juga kampus kedua PTS di Aceh yang direstui Kemendikbud dalam penyelenggaraan PPG. Hal yang sangat membanggakan adalah BBG juga mendapatkan penghargaan PTS terbaik se-Aceh tiga tahun berturut-turut. Sementara itu, kampus ini juga lolos bantuan hibah MBKM dan PJJ. Bahkan baru-baru dosen BBG lolos sebagai reviewer nasional.

    Beliau menambahkan bahwa jumlah dosen BBG 74 orang dengan kualifiksi doktor dan magister, jabatan fungsional lektor kepala, lektor, dan asisten ahli. Ada 44 dosen yang mendapat tunjangan sertifikasi. Pelayananan akademik juga sudah bagus dan berbasis IT. Ada 18 sistem pelayanan akademik yang terintegrasi dalam portal opensimka. Tentu saja pelayanan ini mendukung peningkatan mutu kampus.

    Ketua STKIP BBG Dr. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa apa yang sudah dicapai ini adalah berkat usaha dan kerja sama dosen, karyawan, mahasiswa dan tentu juga alumni. Semua bersinergi untuk kemajuan kampus BBG. Di usia 17 tahun ini tentu menjadi momen bersejarah bagi BBG yang terus melangkah dengan capaian prestasi yang gemilang.

    Tentu dengan capaian ini para lulusan akan penuh percaya diri saat terjun ke masyarakat dalam rangka kemajuan pendidikan di Aceh. Tentu saja peran alumni bagi kampus. Alumni adalah corong BBG di ranah masyarakat.

    Beliau juga menyinggung tentang BBG yang akan berubah status dari sekolah tinggi ke universitas. Mohon doa dan dukungan semuanya. Satu hal lagi BBG juga diamanahkan oleh Kemendibud dalam penyelenggaraan PPG. Tentu saja ini capaian sangat sekaligus tantangan bagi kita semua. Tetapi para alumni dapat kembali ke sini selain mensosialisasikan kepada masyarakat. Perlu diketahui bahwa ke depan syarat menjadi guru wajib ikut PPG.

    Pembina Yayasan Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. menyampaikan selamat kepada para wisudawan. Beliau menyatakan bahwa para pendidik harus memiliki kecerdasan emosional dan religius karena hal tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat.

    Beliau juga menyinggung tentang pandemi yang telah membuat seluruh aspek kehidupan babak belur. Ini menandakan bahwa ada yang lebih berkuasa di antara yang berkuasa. Pandemi mengajarkan kita untuk religius, mengajarkan kita untuk taat kepada Allah swt. Kita boleh berusaha tetapi semuanya kita serahkan kepada Allah swt.

    "Selamat kepada saudara-saudara sekalian. Jangan berhenti belajar, terus belajar. Silaturahmi jangan putus. Kami mengharapkan masukan dari para alumni untuk pengembangan kampus. Hebatnya kampus tidak lepas dari peran dan kotribusi alumni. Tahun ini menjadi wisuda terakhir BBG karena tahun ini BBG akan resmi berubah status dari sekolah tinggi ke universitas. Insya Allah SK akan segera turun," ujarnya.

    Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh Prof. Faisal Rani, S.H., M.Hum menyatakan bahwa wisuda bukanlah seremonial semata tetapi melalui kegiatan ini membuat kita semakin terpacu dan termotivasi untuk terus belajar. Harus ada pengetahuan tambahan bagi para sarjana. Pengetahuan tambahan tersebut adalah skill bidang IT. Sekarang dalam pendidikan, IT bukan lagi sebagai proses kurikulum tetapi skill wajib. Sarjana dituntut melahirkan kreativitas dan inovasi untuk kemajuan pendidikan Aceh. Sementata tugas perguruan tinggi adalah bukan membentuk karakter tetapi membangkitkan karakter yang sudah ada.

    "Terima kasih kepada BBG yang telah membantu tugas negara dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan," ujarnya. (Konedi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini